Berita Kudus

Rencana Penambahan Kios Pasar Kalirejo, Hartopo: Dikaji Ulang

Rencana penambahan kios di Pasar Babalan atau Pasar Kalirejo menuai protes dari sejumlah pedagang. Menanggapi hal tersebut Bupati Kudus HM Hartopo

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Catur waskito Edy
Rezanda Akbar D
Bangunan Pasar Babalan Kalirejo bagian timur yang akan dibangun kios/los 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Rencana penambahan kios di Pasar Babalan atau Pasar Kalirejo menuai protes dari sejumlah pedagang. Menanggapi hal tersebut Bupati Kudus HM Hartopo meminta Dinas Perdagangan untuk mengaji ulang terkait rencana tersebut.

"Terkait ada tambahan kios ada nota dinas yang kami sampaikan kepada Disdag (Dinas Perdagangan) supaya itu dikaji ulang," kata Hartopo, Kamis (15/9/2022).

Hartopo juga sudah mengetahui terkait penolakan yang dilakukan oleh sejumlah pedagang. Katanya, di antara alasan penolakan karena bisa mengurangi daya beli kepada pedagang yang sudah sejak lama berdagang di sana.

"Karena banyak yang komplain karena untuk daya beli sudah mulai berkurang apalagi kalau ada tambahan kios lagi," katanya.

Terkait kajian ulang rencana pembangunan kios di Pasar Kalirejo Hartopo meminta agar disosialisasikan kepada para pedagang. Jika memang mendesak untuk dibangun kios, maka hal itu juga harus disampaikan kepada pedagang.

"Nota dinas sudah kami disposisi (ke Disdag) supaya dikaji dan dilaporkan kepada saya," katanya.

Diketahui sejumlah pedagang menolak penambahan kios di Pasar Kalirejo lantaran dinilai merugikan. Rencana penambahan kios tersebut berada di sisi timur menghadap ke jalan utama. Keberadaan kios baru yang ada di depan itu dinilai merugikan pedagang lama, terutama yang berdagang di area barat atau belakang.

Pedagang di Pasar Kalirejo ada sekitar 700 orang. Sebagian besar merupakan warga Kalirejo. Rencana penambahan kios tersebut para pedagang khawatir karena peruntukkannya tidak jelas. Alih-alih kios baru malah untuk pedagang dari luar Kalirejo, tentu akan menimbulkan polemik.

Baca juga: Stagnan, Harga Emas Antam Semarang Hari Ini di Kisaran Rp 950.000 Per Gram, Daftar Lengkapnya

Baca juga: Harga BBM Naik, Pengusaha Pertashop di Batang Akui Malah Ada Kenaikan Pembeli 

Baca juga: Suami, Istri dan Mertua Asal Sampang Dibekuk Ditresnarkoba Polda Jateng Terkait Sabu dari Malaysia

Baca juga: Begini Tanggapan Husein Soal Dirinya Kalah Lawan Pengusaha Terkait Sengketa Kebondalem Purwokerto

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved