PIT Menjadi Ajang Pertukaran dan Penambahan Ilmu terkait Bidang Kulit dan Kelamin.

Dokter Yulianto Listiawan menyampaikan, kegiatan PIT menjadi ajang pertukaran dan penambahan ilmu terkait bidang kulit dan kelamin.

Editor: rustam aji
dok. panitia
BICARA PIT - dr. Yulianto Listiawan menyampaikan kegiatan PIT menjadi ajang pertukaran dan penambahan ilmu terkait bidang kulit dan kelamin, Jumat (16/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -  Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan kelamin Indonesia melakukan jumpa pers dengan awak media massa, pada Jumat (16/9/2022), terkait perihal kegiatan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT).

Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber yaitu Ketua PP PERDOSKI, Dr. dr. M. Yulianto Listiawan, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV, Ketua Pantia PIT Dr. Khunadi Hubaya, Sp.DV(K), FINSDV, FAADV, dan Ketua PC Semarang dr. Yosef Ferdinand Rahmat Sugiyanto, SpKK.

Dokter Yulianto Listiawan menyampaikan, kegiatan PIT menjadi ajang pertukaran dan penambahan ilmu terkait bidang kulit dan kelamin.

"Tidak hanya ilmu yang bertambah, namun juga keterampilan dokter dalam melayani diusahakan bisa lebih optimal sebelum mengikuti PIT.

Kemarin melalui workshop, sejumlah 250 ratusan peserta melakukan praktik dan dibimbing secara langsung oleh instruktur dalam melakukan pelayanan ke pasien," ucapnya.

Disinggung terkait penyakit baru yang fenomenal, yaitu cacar monyet (Monkeypox) yang sempat masuk menghebohkan masyarakat Indonesia, dr. Yulianto Listiawan menyampaikan, meskipun belum menyebar, dan tidak diharapkan virus tersebut menyebar.

Masyarakat diimbau agar tetap menjaga kebersihan dan protokol kesehatan demi mencegah virus tersebut.

"Virus Covid-19 telah dinyatakan oleh WHO sudah melandai, namun faktanya masih ada sedikit di Indonesia dan tetap perlu kita waspadai bersama. Terlebih kita juga harus menjaga diri dari penularan virus Monkeypox yang terbaru ini," tambahnya.

Virus Monkeypox ditandai salah satunya dengan demam tinggi, kemudian muncul gejala lain. Menurut salah satu dokter yang hadir dalam jumpa pers, menyampaikan jika cara penularannya relatif kecil dibandingkan virus Covid-19.

Tenang dan tidak panik adalah kunci yang disampaikan oleh dokter agar kita tidak mudan tertular Virus Monkeypox.

"Harapannya dengan hadirnya kegiatan PIT dapat menjadi wadah untuk evaluasi, serta dapat mengakomodasi para dokter spesialis kulit dan kelamin/ Dermatologi dan Venereologi. Dari PIT semoga kelimuan dan keterampilan terus terupdate secara maksimal," pungkas dr. Yulianto Listiawan.

Selain dirinya, Ketua Pantia Pelaksana PIT PERDOSKI ke 18, dr Khunadi Hubaya SpDV(K) FINSDV FAADV menyampaikan selain meningkatkan keilmuan dan keterampilan, PIT juga melatih profesionalitas dari para dokter spesialis kulit dan kelamin di Indonesia.

"Hadirnya ribuan dokter dari seluruh Indonesia di Semarang hari ini juga diharapkan dapat mempererat silaturahmi," ucap dr. Khunadi Hubaya. (rilis/aji)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved