Berita Nasional

PGRI Kepada Presiden Joko Widodo: Tolong Pertahankan Tunjangan Profesi Guru di RUU Sisdiknas

Pengurus PGRI berkata, Presiden Jokowi memberi respons positif terkait usulan mempertahankan tunjangan profesi guru di RUU Sisdiknas.

Editor: deni setiawan
TRIBUN LAMPUNG
ILUSTRASI seorang guru sedang mengajari siswanya di ruang kelas. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kegelisahan para guru dan dosen terkait wacana penghapusan tunjangan profesi mereka dalam RUU Sisdiknas, akhirnya terjawab.

Bahkan Presiden Joko Widodo telah merespon secara positif atas kegelisahan mereka.

Hal itu terungkap saat pengurus pusat PGRI bertemu secara langsung dengan Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Wacana Tes Mata Pelajaran Dihapus Pada Ujian Masuk Perguruan Tinggi, Ini Kata Ketua PGRI Jateng

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Prof Unifah Rosyidi bertemu Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) di Istana Negara pada Selasa (20/9/2022).

Kedatangannya memiliki tujuan untuk meminta Presiden Jokowi mempertahankan tunjangan profesi guru dan dosen dalam Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).

Dia berkata, Jokowi memberi respons positif terkait usulan mempertahankan tunjangan profesi guru di RUU Sisdiknas.

"Jadi, Presiden Joko Widodo sangat positif menanggapinya."

"Itu membuat kami lega juga."

"Kami mengusulkan agar tunjangan profesi guru dan dosen tidak dihapus dalam RUU Sisdiknas," kata dia dikutip dari Kompas.com, Selasa (20/9/2022).

Dia menegaskan, tunjangan profesi teramat penting bagi guru dan dosen.

Kalangan guru dan dosen, kata dia, sangat tidak nyaman ketika ada isu soal rencana penghapusan tunjangan.

Baca juga: Pelantikan PGRI Ranting Khusus UPGRIS Momen Bangkitnya Pemimpin Nasional

Baca juga: PGRI Jateng Dorong Pemkab Batang Manfaatkan Rekrutmen PPPK dengan Maksimal

"Karena itu adalah sebuah profesi, penghargaan, bukan sekadar uangnya, tapi soal bagaimana penghargaan terhadap profesi guru dan dosen itu penting banget," jelas dia.

Lanjut dia berkata, tunjangan profesi guru dan dosen berkaitan erat dengan harkat dan martabat kedua profesi itu.

Maka dari itu, Prof Unifah menyerukan agar RUU Sisdiknas perlu dikaji ulang, khususnya dalam hal penghapusan tunjangan profesi guru dan dosen.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved