Berita Banyumas
Sejak Kenaikan Harga BBM, Bus Trans Banyumas Mengalami Lonjakan Penumpang
Dirut PT. Banyumas Raya Transportasi, Ipoeng MM mengatakan setelah kenaikan BBM cukup banyak warga yang beralih ke Trans Banyumas.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Sedangkan untuk pelajar 50 persen dari itu.
Namun dengan adanya kenaikan BBM, maka tarif pun diprediksi bisa lebih dari itu, sekitar 25 persen dari usulan.
Salah seorang pekerja yang memanfaatkan moda transportasi Trans Banyumas, Mukorobin mengatakan tengah mencoba beralih ke angkutan umum.
Dia yang bekerja di Jalan Jenderal Soedirman, Purwokerto mengaku merasa terbantu karena Bus Trans Banyumas masih gratis.
"Kalau gratis memang jadi jauh lebih irit dibanding dengan kendaraan pribadi.
Tetapi kalau nanti bayar, tentu hitungannya lain
Kalau dari rumah saya ke tempat kerja butuh tiga kali transit, kalau sekali naik Rp3 ribu kali 3 maka saya harus keluar Rp 9 ribu sekali berangkat," katanya.
Ia mengakui ada sedikit kesulitan saat menggunakan Trans Banyumas karena harus berhenti di beberapa titik.
"Sebenarnya jadi lebih irit karena gratis tapi ribet dan muter-muter.
Dari Pasar Pon, Sawangan, dan SMA 1, jaraknya sekitar 3.5 kilometer dari rumah ke kantor," ungkapnya. (jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Antrean-calon-penumpang-di-Halte-Pasar-PON-Purwokerto.jpg)