Berita Semarang

Menyamar ala Wanita Dengan Jilbab dan Daster Curian, Angga Bobol Kafe di Banyumanik

Angga nekat menyamar menjadi seorang wanita saat melakukan aksi pencurian di kafe bekas tempatnya bekerja yang berlokasi di Banyumanik, Kota Semarang.

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: olies
Tribun Jateng/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Imbauwan Angga Dewangga memperagakan cara menyamar sebagai wanita saat hendak menyatroni kafe bekas tempat kerjanya di Sumorboto Kecamatan Banyumanik,Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG, SEMARANG - Aksi bulus dilakukan Imbauwan Angga Dewangga saat membobol kafe bekas tempatnya bekerja yang berlokasi di Sumorboto Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.  Saat beraksi, Angga nekat menyamar menjadi seorang wanita. Ia tak sungkan menutup badannya dengan daster milik tetangga yang dicurinya. Jilbab juga dilekatkan di kepalanya agar terlihat seperti seorang wanita.

Namun aksi bulus itu tercium polisi. Kini, Angga harus berurusan dengan polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatan tindak pidana yang dilakukannya pada Jumat (9/9/2022). 

"Tersangka merupakan mantan karyawan di kafe tersebut," kata Wakapolrestabes Semarang,AKBP Yuswanto Ardi saat gelar perkara, Senin (3/10/2022).

Baca juga: Hasil Akhir Timnas U16 Indonesia Vs Guam Kualifikasi Piala Asia U17 2023, Garuda Asia Cetak 14 Gol

Baca juga: Buntut Ngeprank Polisi Soal KDRT, Baim Wong Dan Paula Terancam 16 Bulan Penjara

Baca juga: Semua Turnamen Sepak Bola Dihentikan Sementara, Askab PSSI Karanganyar: Bagian Empati Tragedi Malang

Terungkapnya kasus ini setelah pengelola kafe melaporkan aksi pencurian tersebut. Kerugian yang dialami berupa uang sebesar Rp 5 juta yang tersimpan dalam brankas.

Brankas di kafe tersebut diketahui hilang oleh kasir saat hendak memulai pekerjaannya. Kemudian kasir itu memberitahukan kepada karyawan lainnya dan juga pengelola kafe. 

"Awalnya pelapor (pengelola kafe) tidak mengetahui. Namun ketika kami melakukan penyelidikan awal pemeriksaan CCTV pelaku melakukan aksinya cukup unik yakni mengenakan daster dan jilbab. Ternyata pelakunya mantan karyawan kafe itu juga," imbuhnya.

Sementara itu, Angga mengaku menyambangi kafe di Sumurboto karena ingin mengambil brankas uang di tempatnya pernah bekerja. Ia mengaku mengetahui tempat brankas itu saat masih bekerja di sana.

" Nomor brankasnya kodenya tidak tahu. Brankas itu saya lempar dari atas," tutur dia. 

Ide mencuri mengenakan daster dilakukan secara spontan. Saat akan berangkat mencuri ia melihat di jemuran tetangganya terdapat daster. Akhirnya muncul ide itu. Ia berfikir jika menggunakan daster maka terlihat seperti perempuan. 

Agar upaya penyamaran itu maksimal, ia balik ke rumah meminjam kerudung adiknya.

"Ini untuk melengkapi penyamaran," tutur dia.

Angga memang berhasil menggondol brankas. Namun dia sempat mengalami nasib sial.  Kunci motor yang dipakainya untuk mencuri terjatuh dari kantong celananya.

"Saya pulang ke rumah naik ojek online. Terus saya mencari mobil pick up untuk mengangkut motor saya," ujarnya.

"Setelah mencuri pakaian wanita saya copot di kebun sebelah lokasi kejadian. Uang di brankas Rp 5 juta saya pakai untuk bayar hutang," ujarnya. (rtp)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved