Berita Blora

Meriahkan Hari Batik Nasional Melalui BFW 2022, Bupati Blora : Batik Blora Naik Kelas

Gelaran Blora Fashion Week (BFW) 2022 yang dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut untuk memeriahkan Hari Batik Nasional.

Penulis: ahmad mustakim | Editor: rival al manaf
istimewa
Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, bersama suami, Yusuf Ismail saat menjadi model untuk memperagakan potensi Batik Blora di Blora Fashion Week (BFW) 2022 (Dok. Humas Prokopim Blora) 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Gelaran Blora Fashion Week (BFW) 2022 yang dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut untuk memeriahkan Hari Batik Nasional, sukses menampilkan keberagaman batik khas Blora

Bertepatan hari Hari Batik Nasional yang jatuh pada Minggu (2/10/2022), Bupati dan jajaran Forkopimda pun ikut turun menjadi model untuk memperagakan potensi Batik Blora

Bupati Blora Arief Rohman pun tampak serasi berjalan di atas catwalk bersama istri, Ainia Shalichah. Begitu juga dengan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, bersama suami, Yusuf Ismail.

Baca juga: Ini Incaran Operasi Zebra Candi 2022 Selama 14 Hari Kedepan Polres Sukoharjo

Baca juga: Operasi Zebra Candi 2022 di Solo, Wakapolresta Tekankan Ciptakan Rasa Simpatik kepada Masyarakat

Baca juga: Operasi Zebra Candi 2022, Polres Demak Fokus Maksimalkan ETLE

Mereka tampil menawan dengan balutan batik jumputan surya mustika Cepu dan desainer Een Productions yang dikombinasikan dengan kain ecoprint. 

Kemudian ada Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua DPRD, Ketua PN, Ketua PA hingga Sekda. 

Semuanya menampilkan aneka model pakaian dengan bahan dasar Batik Blora karya UKM lokal. 

"Baru pertama kali jalan di catwalk jadi model fashion show Batik. Agak grogi tadi, tapi ya mengalir all out melihat antusiasme penonton yang semangat. Ini memperlihatkan bahwa potensi Batik Blora luar biasa dan beragam," ucap Bupati Arief Rohman. 

Menurutnya, motif batiknya beragam tentang potensi alam dan seni budaya Blora

"Secara kualitas juga semakin bagus. Disainer nya juga tak kalah, kreatif kreatif. Kami yakin melalui event seperti ini Batik Blora semakin naik kelas dan berkualitas," terang Arief Rohman. 

"Ke depan kita ingin acara seperti ini bisa jadi agenda tahunan untuk memperingati Hari Batik Nasional," lanjut Arief Rohman. 

Dikatakannya, tidak hanya menggerakkan sektor UKM Batik dan desainer saja, event BFW ini juga menggerakkan kebangkitan ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Blora

"Banyak pihak yang terlibat dalam acara ini, mulai dari puluhan perajin batik, desainer, penjahit, jasa tata rias, model, dekorasi, sound system, fotografer, videografer, hingga puluhan UKM yang turut membuka stan pameran dan berjualan di Jl. Alun-alun Utara," papar Arief Rohman.

Baca juga: Pemkab Jepara Rencana Beri Subsidi ke Angkot,  Layanan Uji KIR Meningkat

Baca juga: Mohon Segera Perbaiki Trotoar di Depan RSUD Wongsonegoro

"Ekonomi masyarakat ikut berputar, belum lagi jasa parkir dan permainan anak yang ada di Alun-alun. Top keren..!!," tambah Arief Rohman. 

Arief Rohman mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran event BFW selama 3 hari mulai Jumat - Minggu (30 September - 2 Oktober 2022).

Usai fashion show Bupati dan Forkopimda, BFW ditutup dengan lomba fashion show pegawai Dinas / OPD se Kabupaten Blora dengan mengangkat tema fashion batik casual. (kim) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved