Stikes Telogorejo Semarang

Fisioterapi untuk Radang Sendi Bahu, Efektifkah?

Secara umum, segala masalah persendian atau tulang yang dialami seseorang bisa diatasi dengan fisioterapi.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
Istimewa
Ilustrasi gangguan pada bahu berupa peradangan di bagian sendi 

Ketika semua rangkaian telah dijalani pasien, dokter bisa menentukan apakah kita membutuhkan obat-obatan saja, fisioterapi, atau bahkan keduanya.

Tahap fisioterapi biasanya dilakukan ketika peradangan sendi bahu dianggap mulai mengkhawatirkan dan bisa kambuh di masa depan.

Ilustrasi gangguan pada bahu berupa peradangan di bagian sendi g
Ilustrasi gangguan pada bahu berupa peradangan di bagian sendi

Dalam prosesnya, fisioterapi akan membantu pasien melalui pola latihan yang tepat baik secara intensitas atau bentuknya.

Bagaimanapun, bahu harus tetap bergerak meskipun terasasakit agar radang bisa segera pulih.

Beberapa gerakan fisioterapi yang biasanya dilakukan adalah:

1. Latihan Postur

Pada latihan postur, pasien akan diminta untuk mengubah sikap saat duduk dan berdiri agar senantiasa tegak.

Hal inikarena, radang sendi pada bahu biasanya disebabkan oleh posisi membungkuk yang tanpa sadar kerap dilakukan.

2. Mobilisasi Bahu

Latihan ini meminta pasien untuk berdiri tegak, mengangkat kedua bahu ke atas selama 5 detik, menarik bahu kebelakang selama 5 detik, dan menarik kedua bahu ke bawah selama 5 detik pula, lalu relaks.

Gerakan biasanya dilakukanberulang 10 kali dan dikerjakan sekitar 2 – 3 hari sekali.

3. Bersandar di Pintu

Pada latihan ini, pasien akan merentangkan kedua lengan di depan pintu lalu mencondongkan kepala dan badan sampai ke depan hingga terasa tarikan pada kedua bahu di bagiandepan.

Posisi dilakukan selama 15 hingga 30 detik dan diulangi secara rutin 3 kali sehari.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved