Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

Demi Keselamatan Bangsa, UIN Saizu dan FKUB Banyumas Gelar Doa Lintas Iman

Demi Keselamatan Bangsa, UIN Saizu dan FKUB Banyumas Gelar Doa Lintas Iman

Tayang:
Editor: Editor Bisnis
ist
Demi Keselamatan Bangsa, UIN Saizu dan FKUB Banyumas Gelar Doa Lintas Iman 

 

TRIBUNJATENG.COM - Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Banyumas menggelar Doa Bersama Lintas Iman untuk Keselamatan Bangsa pada Selasa (2/9/2025).

Acara berlangsung di Hall Perpustakaan UIN Saizu dan dihadiri berbagai tokoh agama, akademisi, pemerintah, serta aparat keamanan. Turut hadir dalam acara ini, Rektor UIN Saizu Prof. Ridwan, Wakil Rektor I Prof. Suwito, Wakil Rektor III Prof. Sunhaji.

Hadir pula seluruh dekan fakultas, ketua jurusan, kasubag fakultas, serta para pimpinan unit di lingkungan UIN Saizu Purwokerto. Dari unsur eksternal, hadir Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti.

Hadir pula perwakilan Polresta Banyumas, Kodim 0701 Banyumas, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, anggota FKUB Banyumas dari berbagai agama, serta sejumlah organisasi masyarakat keagamaan.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Saizu Prof. Ridwan menegaskan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa di tengah situasi nasional yang penuh tantangan.

“Acara ini adalah komitmen kita untuk membangun persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita hadir dengan satu pandangan dan satu hati, mengetuk pintu langit untuk memohon keselamatan bangsa,” ujar Prof. Ridwan.

Ia juga menyoroti maraknya aksi kekerasan dalam beberapa pekan terakhir yang dinilai merugikan masyarakat luas. Menurutnya, doa bersama ini bukan hanya bentuk empati bagi para korban, tetapi juga ikhtiar kolektif untuk membangun kedamaian dan memperkuat kerukunan lintas iman.

Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif UIN Saizu dan FKUB Banyumas.

“Dengan doa dan tekad yang kuat, masyarakat Banyumas siap berdiri teguh menjaga kedamaian dan keutuhan bangsa. Terima kasih kepada seluruh tokoh agama, aparat, dan masyarakat yang berkomitmen mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Banyumas, Prof. Moh. Roqib, mengajak seluruh peserta untuk merenungkan nilai-nilai kemanusiaan dan menjauhi sikap sombong yang dapat merusak tatanan sosial.

Ia menegaskan, kerukunan hanya dapat terwujud jika setiap individu mampu menempatkan dirinya sebagai manusia seutuhnya yang menghargai perbedaan.

Puncak acara ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan Pernyataan Sikap Tokoh Agama, Akademisi, dan Pemerintah Kabupaten Banyumas tentang Seruan Damai untuk Keselamatan Bangsa.

Dalam pernyataan tersebut, para tokoh menegaskan tujuh poin penting, di antaranya belasungkawa untuk para korban, penegasan bahwa hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi harus dihormati asalkan sesuai hukum, dan desakan agar pemerintah mengambil langkah cepat.

Selain itu, dokumen tersebut juga menyarankan eksekutif dan legislatif untuk meninjau kembali program yang membebani APBN, menuntut para pemimpin agar bijaksana dan mengutamakan musyawarah, serta menekankan bahwa semua perbedaan harus diselesaikan melalui dialog.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved