Berita Jepara

9 Hari Operasi Zebra Candi Polres Jepara: 2.168 Pelanggar Ditindak, Mayoritas Tak Gunakan Helm

Kasatlantas Polres Jepara menjelaskan, dalam Operasi Zebra Candi 2022, pihaknya lebih banyak memberikan sosialisasi kepada pengendara.

SATLANTAS POLRES JEPARA
Petugas Satlantas Polres Jepara membagikan brosur ketertiban berlalu lintas kepada para siswa SMP di Jepara, Selasa (11/10/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Dalam waktu 9 hari, sebanyak 2.168 pengendara di Kabupaten Jepara terjaring Operasi Zebra Candi 2022 Polres Jepara.

Operasi tersebut berlangsung mulai 3 hingga 16 Oktober 2022.

Kasatlantas Polres Jepara, AKP R Ade Triken Deayomi mengatakan, 2.168 orang yang terjaring razia itu karena melanggar lalu lintas.

Pihaknya juga memberikan teguran kepada 641 pengendara.

Baca juga: Hadiri Rapat Paripurna di DPRD Jepara, Pj Bupati Edy Supriyanta Sampaikan RAPBD 2023 

Baca juga: Muadzin di Jepara Murka Hajar Paman Hingga Tewas, Tuduh Korban Matikan Speaker Musala Saat Adzan

“Pelanggaran paling banyak didominasi karena tidak mengenakan helm,” kata AKP Triken kepada Tribunjateng.com, Selasa (11/10/2022).

Selain itu, operasi ini juga menyasar pengendara yang kedapatan berbonceng tiga, bermain ponsel saat berkendara, melawan arus jalan, terpengaruh alkohol, hingga tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI).  

Kasatlantas Polres Jepara itu menjelaskan, dalam operasi ini pihaknya lebih banyak memberikan sosialisasi kepada pengendara.

Baca juga: Penataan Trotoar Jalan Pemuda Jepara Sudah 30 Persen, Ditargetkan Desember 2022 Rampung

Baca juga: Duel Maut Imam Masjid di Jepara Tewas di Tangan Muadzin, Bermula dari Speaker Mati saat Adzan Subuh

Bentuknya memberikan brosur yang berisi ketentuan menaati aturan berkendara dan berlalu lintas.

Selain mensosialisasikan di jalanan, pihaknya juga mendatangi sekolah-sekolah.

Pihaknya memberi pemahaman kepada pelajar terkait ketertiban dalam berlalu lintas.

“Operasi Zebra Candi ini lebih mengedepankan humanisme."

"Tak hanya kepada masyarakat umum, pelajar juga,” terangnya.

Dia berharap, razia ini masyarakat bisa lebih tertib dalam berkendara dan para pengendara bisa menaati aturan lalu lintas. (*)

Baca juga: UGM Nyatakan Presiden Joko Widodo Lulus di UGM pada Tahun 1985, Gibran : Mosok Presiden Arep Ngapusi

Baca juga: Nasihat Fakhri Husaini untuk Timnas U16 Indonesia: Gagal Itu Makanannya Orang Sukses

Baca juga: Gestur Hendrar Prihadi Seusai Dilantik Presiden Jokowi Jadi Sorotan Warganet

Baca juga: Start dari Barisan Belakang, Arbi Sukses Finish 11 Besar di JuniorGP Aragon

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved