Berita Banyumas

Apotek di Purwokerto Tarik Puluhan Botol Obat Sirup yang Terindikasi Menjadi Sebab Gagal Ginjal Akut

Sebelumnya BPOM telah melakukan sampling terhadap 26 obat sirup yang diduga mengandung cemaran EG dan DEG

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Apoteker di Apotek Samudra Farma, Purwokerto, Yoga Bagus saat menunjukan obat Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu) dan Termorex Sirup (obat demam) yang ditarik karena mengandung Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang melebihi ambang batas aman, Jumat (21/10/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Apotek, Samudra Farma yang ada di Purwokerto menarik obat sirup yang dinilai memiliki kandungan cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang melebihi ambang batas aman.

Penarikan tersebut sesuai dengan rilis dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bahwa ada 5 obat sirup yang ditarik peredarannya.

Sebelumnya BPOM telah melakukan sampling terhadap 26 obat sirup yang diduga mengandung cemaran EG dan DEG.

Terdapat 5 merk yang disebut memiliki kandungan EG dan DEG melampaui ambang batas aman. 

Humas Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Banyumas yang juga Apoteker di Apotek Samudra Farma, Purwokerto, Yoga Bagus mengatakan setidaknya menarik 48 botol sirup yang diduga mengandung cemaran EG dan DEG.

Baca juga: Balita 8 Bulan di Purwokerto Diduga Alami Gagal Ginjal Akut Misterius, Dinkes Lakukan Penelusuran

Baca juga: Bayi di Jogja Meninggal Gagal Ginjal Akut, Pulang Main Demam dan Tatapan Kosong, Menyerang Cepat

"Kemarin ada instruksi dari Kemenkes tidak menjual semua produk obat sirup, dan sementara sirup tidak diperjualbelikan dulu.

Cuma yang memang sudah terindikasi bahaya ada lima produk dan itu kita kembalikan ke distributor," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (21/10/2022).

Dia sendiri baru saja belanja produk obat sirup mencapai Rp15 juta.

"Kita apotek merasa rugi dan penjualan anjlok, dan masyarakat menjadi merasa takut, sehingga menganggap semua obat sirup bahaya," katanya.

Untuk lima produk obat sirup berbahaya yang dikeluarkan oleh BPOM memang sudah ditarik.


Akan tetapi produk obat sirup lainnya masih menunggu instruksi lebih lanjut dan pembeli akan dialihkan ke jenis obat lain seperti puyer.

Di Apotek Samudra Farma, total ada 48 botol obat sirup yang ditarik.

Adapun produk yang diamankan yaitu produk Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu) dan Termorex Sirup (obat demam) yang ditarik.

Yoga mengatakan produk Unibebi Cough menjadi produk paling laris dan sering dibeli. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved