Kabupaten Pekalongan
SDN 2 Ponolawen Pekalongan Kondisinya Makin Mengkhawatirkan, Tinggal Menunggu Ambruk Saja
Kondisi bangunan SD Negeri 2 Ponolawen, Kabupaten Pekalongan saat ini masuk kategori rusak parah, terutama 4 bangunan pada bagian selatan.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
"Harus dirobohkan dan dipondasi ulang."
"Tidak tahu kalau ada bantuan dari APBD ataupun aspirasi dewan, tidak tahu juga," imbuhnya.

Baca juga: Relawan Penanggulangan Bencana di Kota Pekalongan Siap Sinkronkan Mitigasi Bencana
Pihaknya menjelaskan, untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) saat ini masih berjalan normal, namun harus dengan kehati-hatian mengingat sudah memasuki musim hujan.
"KBM masih berjalan dengan normal, walaupun kalau musim hujan sangat mengkhawatirkan."
"Bangunan di sisi selatan ini yang digunakan hanya dua kelas yaitu kelas 5 dan 6."
"Tetapi kalau hujan harus siap-siap karena bocor."
"Lalu, satu ruang kepala yang digunakan untuk pembelajaran kelas 1."
"Kemudian ruang guru sudah kami pindahkan ke ruang perpustakaan."
"Hal itu karena ada retakan bangunan yang sampai berlubang dan sampai kelihatan di depan, sehingga takutnya tambah parah," jelasnya.
Tidak hanya itu, ada ruangan yang ditutup yaitu ruangan kelas 4, kondisinya parah atapnya sudah ambruk sendiri.
"Kalau kondisi hujan ini semua guru khawatir, dua tahun kemarin waktu ada Covid-19 ruangan kelas ini ditutup."
"Dengan adanya seperti ini terpaksa ddigunakan tapi perlu kehati-hatian."
"Kalau hujan dialihkan ke kelas yang lain," katanya.
Baca juga: Wawalkot Pekalongan Ajak Masyarakat Terima Petugas Regsosek dengan Baik
Pihaknya menambahkan, upaya dari pihak sekolah untuk melakukan pengajuan perbaikan sekolah sudah dilakukan seperti melalui dapodik.
"Di dapodik kami sudah dilaporkan rusak berat."