Kabupaten Pekalongan
SDN 2 Ponolawen Pekalongan Kondisinya Makin Mengkhawatirkan, Tinggal Menunggu Ambruk Saja
Kondisi bangunan SD Negeri 2 Ponolawen, Kabupaten Pekalongan saat ini masuk kategori rusak parah, terutama 4 bangunan pada bagian selatan.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
"Walaupun kondisinya seperti ini, saya dan teman-teman masih semangat belajar," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 2 Ponolawen, Ari B Sulistyo mengatakan, upaya sekolah tidak henti-hentinya untuk mengajukan bantuan ke pemerintah.
"Bangunan ini dibangun pada sekira 1978 dan baru direhab sekali pada 1985."
"Kondisi bangunan SD Negeri 2 Ponolawen saat ini masuk kategori rusak parah, terutama 4 bangunan pada bagian selatan."
"Termasuk ruang guru dan dapur yang juga mengalami kerusakan parah."
"Atap juga sudah tidak bisa diperbaiki, bahkan tukang saja tidak berani untuk naik ke atas karena kondisinya karpus genteng (kayu) sudah lapuk, lantai, dan tembok retak," kata Ari kepada Tribunjateng.com, Selasa (25/10/2022).
Baca juga: Dinhub Kota Pekalongan Lakukan Pemeliharaan Rutin Rambu Lalu Lintas
Menurutnya, kondisi seperti sudah berlangsung sejak 2019.
Sekolah juga sudah pernah disurvei oleh Kementerian PUPR pada Oktober 2019.
Disurvei lagi pada Oktober 2021, tapi sampai saat ini belum ada kejelasannya, kapan mau diperbaiki.
"Meskipun sudah dua kali ditinjau oleh Kementerian PUPR, namun bantuan rehab pembangunan ulang sekolah belum menemui titik terang."
"Nah dengan adanya Kementerian PUPR yang sudah masuk, waiting list di Jakarta katanya."
"Sehingga tidak bisa diusulkan melalui Dana Anggaran Khusus (DAK) tingkat Kabupaten Pekalongan," jelasnya.
Apabila mendapatkan bantuan DAK untuk rehab hanya bisa digunakan untuk perbaiki dan untuk pondasi tidak bisa.
"Kondisi atasnya sudah tidak bisa diperbaiki lagi."
"Bahkan dari Kementerian PUPR, bangunan ini tidak bisa direhab secara ringan atau sedang."