Berita Blora
Sempat Gagal Karena Biro Kena Tipu, Puluhan Calon Jamaah Umroh Asal Blora Berangkat Akhir November
Dari hasil dari musyawarah, puluhan orang di Blora bersepakat akan diberangkatkan umroh ke Tanah Suci pada akhir November 2022.
Penulis: ahmad mustakim | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Pihak biro dari PT Sepinggan Indah Jaya Abadi bersama sekira 86 calon jamaah umroh didampingi Kemenag Kabupaten Blora dan kepolisian melakukan musyawarah di sebuah masjid di wilayah Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora.
Hasil dari musyawarah tersebut, mereka bersepakat akan diberangkatkan umroh ke Tanah Suci pada akhir November 2022.
Dalam surat kesepakatan bersama itu, terdapat tiga pihak yang menandatangani.
Baca juga: Benar Putus, Denny Caknan Datang Sendiri di Pernikahan Yeni Inka di Blora Tanpa Happy Asmara
Yakni Kiai HA perwakilan biro (PT Sepinggan Indah Jaya Abadi), Khumaedi sebagai ketua penyelenggara umroh Kunduran, serta Gun perwakilan jamaah.
"Semua pihak bersepakat akan diberangkatkan antara 20 sampai 30 November 2022."
"Semoga Kiai HA diberikan pertolongan Allah untuk mewujudkannya."
"Kami juga bisa bertamu ke Tanah Suci," harap TI, calon jamaah asal Blora itu kepada Tribunjateng.com, Rabu (26/10/2022).
TI mengungkapkan, para jamaah menghendaki untuk diberangkatkan ke Tanah Suci.
Baca juga: Ganjar Pranowo Healing ke Puncak Serut Blora Lakukan Penanaman Pohon
Meskipun secara jumlah hari tidak sesuai dengan kesepakatan awal.
"Kalau kami yang penting berangkat."
"Misalkan berkurang jadi 12 hari atau 14 hari tidak apa-apa."
"Kasihan kiai HA juga," ungkapnya.
Kejadian ini menurutnya, terjadi karena kiai HA yang terlalu percaya pada orang yang dikenalnya.
Pihak biro tersebut menurut TI sudah resmi dan sudah sering memberangkatkan jamaah umroh.

Baca juga: 77 Orang Asal Blora Gagal Umroh ke Tanah Suci, Biro di Jatim Kena Tipu Calo Tiket Pesawat
Namun apesnya, jatah keberangkatan untuk dia dan rombongan asal Blora ini terdapat halangan yang mengakibatkan gagalnya berangkat ke Tanah Suci.
"Biasanya Kiai HA tidak pesan tiket ke Hasan."
"Tetapi karena ditawari dengan iming-iming diskon lebih besar, Kiai HA mengiyakan," ucapnya.
"Akhirnya berimbas tidak jadi berangkat."
"Padahal periode setelah saya tetap berangkat."
"Seratus lebih jamaah dari Jawa Timur," imbuhnya.
Baca juga: Fakta Yeni Inka Menikah, Suami Seorang Polisi di Cepu Blora, Sudah Lima Tahun Jalin Hubungan
Atas perjanjian itu, TI menjelaskan, Kiai HA siap diproses secara hukum apabila tidak mampu memberangkatkan umroh 86 jamaah itu.
Untuk diketahui, pada 11 Oktober 2022, puluhan jamaah dari Blora dan Jawa Timur berangkat dari Gedung MWC NU Ngawen, Blora.
Pada 12-23 Oktober 2022, jamaah menunggu keberangkatan di sebuah hotel di Jakarta, dimana penginapan dan konsumsi ditanggung pihak biro.
Sementara pada 23 Oktober 2022, jamaah memutuskan pulang ke rumah karena tak kunjung berangkat. (*)
Baca juga: Stasiun Pompa Tirto Bremi Pekalongan Rampung Akhir Tahun Ini
Baca juga: Jembatan Sungai Gembong Karanganyar Diganti Baru, Dibangun Tahun Depan, Anggaran Capai Rp 2 Miliar
Baca juga: Warga Salatiga Silakan Lapor, Jika Masih Ada Polisi Lakukan Penilangan Secara Manual
Baca juga: 1.511 Petugas Disiapkan untuk Amankan Pilkades Serentak di Kabupaten Semarang