Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kesehatan

Pakis Bang, Tumbuhan Paku Bermanfaat untuk Obat Tradisional Pencegah Anemia

Pakis bang (Stenochlaena palutris) merupakan tumbuhan paku – pakuan (Pteridophyta) yang berasal dari daerah tropik.

Tayang:
Editor: galih permadi
budi santoso/BKSDA Jateng
Pakis bang (Stenochlaena palutris) merupakan tumbuhan paku – pakuan (Pteridophyta) yang berasal dari daerah tropik. 

TRIBUNJATENG.COM - Pakis bang (Stenochlaena palutris) merupakan tumbuhan paku – pakuan (Pteridophyta) yang berasal dari daerah tropik.

Stenochlaena berasal dari bahasa Yunani yaitu stenos yang artinyanya sempit atau kecil dan chlaina yang artinya selubung.

Tumbuhan paku – pakuan ini dikenal memiliki banyak nama daerah diantaranya yaitu Paku hurang (Sunda), Pakis bang (Jawa), Paku limbeh (Sampit), Lambiding (Aceh), Lumiding (Melayu), Paku limbeh (Minangkabau), Kelakai (Kalimantan Selatan, wewesu (Bugis), dan Lage – lage (Ternate). 

Deskripsi 

Pakis bang pada umumnya tumbuh memanjat di pohon.

Berbatang panjang, rimpangnya menjalar atau rambat, berwarna hijau, dan tidak berduri ketika dewasa.

Rimpangnya berwarna hitam dan kuat ditutupi oleh serabut berwarna coklat, tidak berduri saat dewasa, sering bercabang, dan dapat mencapai ukuran yang panjang. 

Batangnya licin, keras dan kuat.

Bagian depan batang berwarna hijau kehitaman dan beralur dalam, sedangkan bagian belakangnya tidak beralur dan berwarna hijau kecoklatan.

Daun steril majemuk tersusun menyirip tunggal genap.

Daun bertangkai sangat pendek.

Daun yang masih muda berwarna merah, bertekstur lembut dan tipis, semakin dewasa daun mengalami perubahan warna menjadi kecoklatan dan pada akhirnya menjadi hijau tua, tekstur yang tebal, keras dan kaku.

Panjang tangkai daun spesies ini pada umumnya 15 – 20 cm.

Daunnya memiliki panjang sekitar 40 – 80 cm dengan jumlah anak daun 8 – 15 pasang anak daun.

Bagian abaksial daun berwarna lebih muda. Pina berbentuk lanset, ujungnya meruncing, basalnya membulat dan tepinya bergerigi tajam.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved