Berita Viral

Kronologi Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol Miliaran Rupiah, Sampai Dikejar-kejar Debt Collector

Kabar ratusan mahasiswa IPB terjerat pinjaman online menjadi perhatian banyak pihak. Tepatnya  sebanyak 126 mahasiswa yang tertipu

Editor: muslimah
Surya/Eben Haezer
Ilustrasi pinjaman online atau pinjol 

TRIBUNJATENG.COM - Kabar ratusan mahasiswa IPB terjerat pinjaman online menjadi perhatian banyak pihak.

Tepatnya  sebanyak 126 mahasiswa yang tertipu

Kabarnya, kerugian toal mencapai hingga Miliaran Rupiah.

Lantas bagaimana hal itu sampai terjadi?

Para mahasiswa ini bahkan ceritanya sampai dikejar-kejar debt collector

Baca juga: Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol Hingga Miliaran Rupiah, Laporkan Pemilik Toko Online

Baca juga: Cerita Korban Pemaksaan Aborsi: Dikasi Pil Dimuntahkan, Akhirnya Dibawa ke Suatu Tempat. . .

Salah satu korban mahasiswa IPB, SN menceritakan bahwa awal mula dari permasalahan ini dari sebuah acara project di kampus yang mana SN bersama yang lainnya masuk dalam kepanitian divisi mencari sponsor.

Kemudian SN ditawari oleh sejumlah kakak tingkat (kating) untuk sebuah proyek usaha.

"Terus ditawarin tuh project sama kating-kating kita buat ikut project ini nih uangnya lumayan," terang SN kepada wartawan.

SN dan para korban lainnya kemudian dikenalkan dengan sosok terduga pelaku yang berinisial A.

Si A ini kemudian meminta SN dan teman-temannya untuk menjalankan segala prosedur dan tata caranya dalam mengikuti proyek usaha tersebut.

Termasuk disuruh membeli barang-barang dari akun-akun di aplikasi e market place atau online shop dan pembayarannya melalui pinjol dengan dijanjikan ada pembayaran yang nantinya akan digunakan untuk acara.

"Terus dari situ kita masih aman-aman aja karena belum ada berita-berita simpang siur apapun.

Sejak satu bulan setelah kita kerja sama, kita baru tahu ada berita ada yang ketipu juga sama orang ini," kata SN.

SN dan rekan-rekannya akhirnya berniat untuk lapor ke Polisi karena dirinya pun merasa tertipu setelah mendapati si A terduga pelaku ini selalu mengundur waktu pembayaran yang dijanjikan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved