Berita Viral

Duduk Perkara Ratusan Karyawan Twitter Resign, Elon Musk Tutup Kantor Seminggu

Duduk perkara perusahaan media sosial Twitter dikabarkan akan tutup viral di media sosial.

Editor: rival al manaf
Telegraph.co.uk
ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM - Duduk perkara perusahaan media sosial Twitter dikabarkan akan tutup viral di media sosial.

Semua bermula saat bos baru Twitter, Elon Musk, menutup kantor dan ratusan karyawan memilih resign alias mengundurkan diri.

Ratusan Karyawan Twitter mengundurkan diri setelah Musk memberi ultimatum keras dengan menawarkan pilihan karyawannya kerja “hardcore” atau mengundurkan diri dan diberi pesangon.

Baca juga: Iriana Jokowi Diolok-olok Netizen, Gibran: Ora Mudeng Kultur e Kene Gaco Asal Jeplak Ning Twitter

Baca juga: Viral Akun Twitter Warga Jogja Diduga Hina Ibu Negara, Akun Kaesang Ikut Komentar

Baca juga: Jokowi Yakin Tesla bakal Bangun Pabrik di RI, Elon Musk Beri Sinyal Positif

Para karyawan lantas beramai-ramai mengetwit di Twitter bahwa mereka telah mengajukan pengunduran diri setelah Musk memberikan ultimatum tersebut.

Di sisi lain, Musk memilih menutup kantor Twitter selama hingga pekan depan, sebagaimana dilansir LBC, Jumat (18/11/2022).

Musk tidak merinci mengapa kantor Twitter ditutup.

Setelah resmi membeli Twitter, Musk langsung memecat separuh dari karyawan.

Bahkan di hari pertamanya menjadi bos, Musk memecat beberapa eksekutif puncak.

Beberapa petinggi Twitter lantas dengan sukarela ikut mengundurkan diri.

Namun beberapa waktu kemudian, Twitter kembali meminta beberapa karyawan yang sudah dipecat untuk kembali bekerja dengan alasan kebutuhan di sejumlah posisi.

LBC melaporkan, Twitter mengirim email kepada para karyawannya yang berbunyi, “hai, segera efektif, kami menutup sementara gedung kantor kami dan semua akses akan ditangguhkan. Kantor akan dibuka kembali pada Senin, 21 November.”

“Terima kasih atas fleksibilitas Anda. Silakan terus mematuhi kebijakan perusahaan dengan tidak membicarakan informasi rahasia perusahaan di media sosial, dengan pers, atau di tempat lain,” sambung email tersebut.

“Kami berharap dapat bekerja sama dengan Anda untuk masa depan Twitter yang menarik,” imbuh email itu.  

Beberapa karyawan Twitter terjun ke sejumlah forum online untuk mendiskusikan keputusan untuk berhenti bekerja.

Mereka yang berkewarganegaraan asing bertanya, jika resign, apakah keputusan itu membahayakan visa mereka atau apakah mereka akan mendapatkan pesangon yang dijanjikan.

Pada Rabu (16/11/2022), Musk mengirim email kepada karyawan yang masih aktif yang berisi pilihan kerja “hardcore” atau mengundurkan diri dan diberi pesangon.

Dalam email-nya, Musk meminta para karyawan “harus sangat keras” untuk membangun “terobosan Twitter 2.0” dan jam kerja yang panjang dengan intensitas tinggi akan diperlukan untuk sukses. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gonjang-ganjing Twitter: Karyawan Ogah Kerja Hardcore, Ratusan Resign, Kantor Ditutup"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved