Berita Viral

Pegawai Koperasi Langsung Teriak Allahu Akbar Lihat Kondisi Renny Kalideres, Anaknya Membantah

Polisi mengatakan Renny Margaretha diyakini sudah meninggal sejak Mei 2022 atau enam bulan sebelum keempat mayat ditemukan warga

Editor: muslimah
ISTIMEWA via WartaKota/TribunJakarta.com
Satu keluarga di Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat, ditemukan tewas pada Kamis (10/11/2022). Satu keluarga ditemukan tewas di Kalideres, polisi lalu memeriksa warga dan melakukan autopsi. 

TRIBUNJTENG.COM, JAKARTA - Misteri di balik temuan mayat satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat masih belum tuntas.

Terbaru, polisi mengatakan mayat Renny Margaretha (69) dibiarkan berbulan-bulan tak dikuburkan.

Ia dianggap masih hidup oleh anggota keluarga yang lain.

Ia diberi minum susu dan rambutnya yang rontok semua disisiri.

Baca juga: Begitu Lihat TKP Penembakan Brigadir J, Bripka Danu Tahu Ada Kejanggalan, Apalagi Saat Jasad Dibalik

Baca juga: Kisah Pilu Ayah Korban Gempa di Cianjur Gendong Anaknya yang Sudah Meninggal, Rumah 2 Tingkat Rata

Kejanggalan muncul lantaran sang ibu yang sudah tewas sejak berbulan-bulan lalu tidak langsung dikuburkan.

Jenazahnya dibiarkan berbaring di kamar rumah.

Renny Margaretha merupakan istri dari Rudiyanto Gunawan (70), dan ibu dari nak mereka bernama Dian (42).

Satu orang lainnya yang menjadi korban tewas yaitu adik dari Rudiyanto bernama Budianto (69).

Polisi mengatakan Renny Margaretha diyakini sudah meninggal sejak Mei 2022 atau enam bulan sebelum keempat mayat ditemukan warga pada 10 November 2022.

Ini berarti Dian dan Budiyanto yang kerap disaksikan oleh warga masih beraktivitas pada periode 2-3 bulan sebelum ditemukan tewas, sempat hidup bersama mayat dari ibu dan istri mereka.

Dua jenazah itu diperlakukan seperti manusia yang masih hidup.

Dian yang saat itu masih hidup bahkan masih memberikan susu hingga menyisiri rambut ibunya bernama Reni Margaretha meski sudah dalam keadaan tak bernyawa lagi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Hengki Hariyadi, dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/11/2022) malam, mengatakan hal itu diperoleh polisi dari keterangan petugas koperasi yang datang ke rumahnya untuk proses menggadaikan rumah pada Mei 2022 lalu.

Setelah melihat kondisi Margaretha yang tewas dan sudah membengkak, saksi menyampaikan kepada Dian.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved