Berita Semarang

Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip Semarang Latih Peternak di Kelurahan Meteseh Kota Semarang

Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip Semarang melatih peternak di Dusun Rejosari.

Penulis: amanda rizqyana | Editor: sujarwo
Dok. Humas Universitas Diponegoro
Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melatih peternak di Dusun Rejosari, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada Kamis (24/11/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melatih peternak di Dusun Rejosari, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada Kamis (24/11/2022).

Peternak di Kelurahan Meteseh telah membentuk Kelompok Tani Ternak agar dapat lebih maju dalam budidaya ternak kambing.

Muhammad Machmudi, selaku Ketua Kelompok Tani Ternak (KTT) Maju Karya Bersama, menjelaskan bahwa dengan pembentukan kelompok maka penanganan kesehatan ternak maupun peningkatan kemampuan anggota dalam budidaya beternak dapat lebih mudah dilaksanakan. 

“Pengetahuan kami selaku peternak memang terbatas, karena beternak kami lakukan secara turun temurun. Sehingga kami perlu mendapat pelatihan dari para ahli” ungkap Machmudi. 

Untuk itu KTT Maju Karya Bersama meminta Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro untuk dapat memberikan transfer ilmu dan teknologi bagi seluruh anggota kelompok.

Memenuhi permintaan masyarakat, FPP Undip menerjunkan Tim Pengabdian pada Masyarakat untuk mengadakan kegiatan pelatihan bagi peternak kambing di Kelurahan Meteseh.

Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melatih peternak di Dusun Rejosari, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada Kamis (24/11/2022).
Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melatih peternak di Dusun Rejosari, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada Kamis (24/11/2022). (Dok. Humas Universitas Diponegoro)

Ir. Sutrisno, M.P., selaku Ketua Tim Pengabdian pada Masyarakat menjelaskan bahwa pelatihan pembuatan pakan merupakan salah satu upaya agar peternak dapat memelihara ternak secara ekonomis tetapi mendapatkan hasil yang optimal.

“Kalau kambingnya cepat gemuk, tapi biayanya murah, maka peternak akan semakin untung," jelas Sutrisno.

Ir. Eko Pangestu, M.P., anggota Tim, memaparkan teknik penyusunan pakan yang tepat dan ekonomis disertai dengan teknologi tepat guna dalam pengawetan pakan kambing.

“Dengan pakan berkualitas dan diawetkan, maka peternak akan mengurangi waktu mencari rumput, jadinya bisa lebih banyak kesempatan berkumpul dengan keluarga” jelas Eko, yang disambut antusias oleh para peternak.  

Kegiatan yang dilakukan oleh Tim FPP UNDIP di wilayah kota semarang ini dilaksanakan dalam rangkaian percepatan tujuan  pembangunan nasional berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG’s).

Peningkatan pendapatan petani peternak kambing ini diharapkan akan menjadi contoh dan meningkatkan motivasi beternak bagi masyarakat di sekitar Meteseh.

Dengan demikian kegiatan ini diharapkan dapat mengakhiri kemiskinan yang masih ada di masyarakat. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved