Berita Kriminal

Kesaksian ART Lihat Ketenangan DDS Racuni Ayah, Ibu, Kakak di Magelang, Minta Tolong Gotong Korban

Asisten Rumah Tangga keluarga DDS menyaksikan ketenangan pelaku setelah meracuni ayah ibu dan kakaknya di Magelang.

Editor: rival al manaf
TRIBUNJOGJA.COM/Nanda Sagita Ginting
Rumah korban ketika dipasangi garis polisi saat olah TKP di Dusun Prajenan, Desa Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Senin (28/11/2022) 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Asisten Rumah Tangga keluarga DDS menyaksikan ketenangan pelaku setelah meracuni ayah ibu dan kakaknya di Magelang.

ART itu bahkan ditelpon langsung oleh DDS untuk menggotong para korban.

Kala itu sang ART tidak tahu jika ketiga korban sudah diracun oleh DDS.

Baca juga: Fakta Baru Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Polisi Duga Ada Ritual yang Dijalani Salah Satu Korban

Baca juga: Potret Dhea, Meninggal Bersama Ayah Ibu Karena Diracun Adik di Magelang, Dikabarkan akan Menikah

Baca juga: Kesaksian Kerabat Tentang Sosok DDS yang Meracuni Ayah Ibu dan Kakak, Setiap Bulan Minta Rp 32 Juta

Tiga anggota keluarga di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, yakni Abas Ashar (ayah), Heri Riyani (ibu), dan Dea Khairunisa (anak pertama), tewas akibat diracun.

Tubuh mereka ditemukan tergeletak di tiga kamar mandi yang berbeda di rumahnya, Jalan Sudiro Gang Durian, Dusun Prajenan, Desa/Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Korban ternyata diracun oleh DDS, anak kedua Abas dan Riyani.

DDS yang ditangkap polisi di tempat kejadian perkara (TKP), sudah mengakui perbuatannya.

Pria berusia 22 tahun ini kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Usai meracuni keluarganya hingga tewas, DDS ternyata sempat membantu menggotong korban dari kamar mandi ke kamar.

Hal ini disampaikan oleh asisten rumah tangga keluarga korban, Sartinah.

Sartinah mengetahui kondisi korban usai ditelepon oleh DDS, Senin (28/11/2022) sekitar pukul 07.30 WIB.

Pagi itu, Sartinah masih berada di rumahnya di Desa Dampit, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

"Tadi saya ditelepon sama anaknya (DDS) karena bapak, ibu, kakak gitu di kamar mandi, terus saya suruh nolongi, tapi sudah pada pingsan semua," ujarnya, Senin.

Setiba di rumah keluarga Abas, Sartinah bersama DDS dan seorang tetangga menggotong korban yang tergeletak di kamar mandi ke kamar terdekat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved