Berita Semarang
Koalisi Rakyat Semarang Kawal RKUHP Suarakan Tuntutan di Tugu Muda
Spanduk putih bertuliskan RKHUP Masih Kotor Ancaman Pidana Jadi Teror #semuabisakena menjadi suara utama yang diusung para aksi demonstrasi
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Catur waskito Edy
Padahal dalam Marxisme menjelaskan lebih rinci soal tidak boleh ada kelas antara orang kaya dan miskin.
"Saya pikir ideologi tersebut merupakan ajaran progresif yang mampu menumbuhkan demokrasi," tuturnya.
Pihaknya menuntut tunda pengesahan RKUHP dan perbaiki poin-poin bermasalah.
Hilangkan segala bentuk pemberangusan demokrasi dan pemberangunhsan hak-hak sipil.
Lindungi segala bentuk praktik merawat nalar Krisis dan pandangan politik sipil.
Menolak pelemahan terhadap kasus pelanggaran HAM.
"kami juga menuntut hilangkan diskriminasi terhadap masyarakat adat, tolak pemberantasan pemikiran melalui pelarangan, penyebaran ilmu pengetahuan dan lainnya," imbuhnya.
Ia menambahkan, pengesahan RKUHP diprediksi akan dilakukan sebelum tanggal 15 Desember 2022 atau sebelum DPR memasuki masa reses sehingga pihaknya akan terus bersuara dan menolak RKHUP tersebut.
"Potensi besar akan disahkan padahal belum menyerap Masyarakat secara keseluruhan sehingga kami akan terus bersuara dan menuntut," ucapnya. (Iwn)
Baca juga: Wakapolresta Cilacap Resmi Tutup Pelatihan Kerja Siswa SPN Polda Jateng di Polresta Cilacap
Baca juga: HUT PGRI ke-77 & Hari Guru Nasional 2022 : Jokowi Ucapan Terima Kasih pada Para Guru di Masa Pandemi
Baca juga: Model Interaktif Tingkatkan Pembelajaran Puasa Ramadhan
Baca juga: Truk Angkut 9 Pekerja dan Mesin Molen Terbalik di Turunan, Kecelakaan Terjadi karena Rem Blong