Berita Semarang

Mbak Ita Launching Jersey Semarang 10K Di Oudetrap, Kota Lama Semarang

Jersey dan medali perlombaan lari atau Semarang 10K Powered by Isoplus telah resmi di launching, Sabtu (3/12/2022).

Muhammad Fajar Syafiq Aufa
Jersey dan mendali perlombaan lari atau Semarang 10K Powered by Isoplus telah resmi di launching, Sabtu (3/12/2022) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jersey dan mendali perlombaan lari atau Semarang 10K Powered by Isoplus telah resmi di launching, Sabtu (3/12/2022).

Peluncuran jersey dan medali yang akan digunakan untuk Semarang 10K 2022, ini digelar di Oudetrap, Kota Lama Semarang.

Acara ini turut dihadiri oleh lebih dari 15 komunitas lari yang berasal dari Semarang dan Jawa Tengah

Jersey dan mendali tersebut di launching oleh Plt Walikota Semarang Hevearita G Rahayu, Redaktur Pelaksana Harian Kompas Adi Prinantyo dan Brand Manager Isoplus Devi Chrisnatalia.

Ita sapaannya menyampaikan, event lari kompetitif dan family friendly, Semarang 10K 2022, akan dilaksanakan pada 18 Desember 2022. Event tersebut ditargetkan dapat mengaet 5 ribu peserta.

"Kalau melihat teman-teman yang lari banyak dari selebgram, Youtuber dan para sosialita yang kita harapkan nanti insyaallah target 5 ribu ini tercapai," ujarnya kepada Tribunjateng.com.

Ita mengatakan, even yang sangat luar biasa itu merupakan salah satu penutup tahun 2022 di Kota Semarang.

"Tentu ekonomi akan semakin meningkat apalagi nanti tutup tahun disambut nanti dengan Nataru sehingga di harapkan para pelari bisa stay juga semakin panjang di Kota Semarang," ungkapnya.

Bila target 5 ribu peserta dalam event tersebut tercapai, kata Ita, akan dapat memberikan efek multiplayer bagi Kota Semarang.

"Pelari-pelari ini dari penjuru Indonesia sehingga dia diharapkan tidak hanya berlari tapi juga menikmati wisata wista yang ada di Kota Semarang," paparnya

"Dan yang pasti insyaallah ini akan menjadi pendongkrak ekonomi yang ada di Kota Semarang," imbuhnya

Saat disingung mengenai start dan finish, Ita belum bisa mengungkapkan secara pasti. Sebab, ia tenngah berkordinasi dengan pihak terkait.

"Kami juga melakukan pembahasan untuk start nya maupun finishnya, karena kalau tahun lalu kan, 2000 peserta kalau ini rencana 5000 sehingga kita harapkan juga akan bisa di tempat-tempat mungkin di Kota Lama tapi di titik yang mana ini akan di diskusikan dan moga-moga nanti juga finishnya di Kota Lama dan spotnya kita akan tentukan," tutupnya.

Baca juga: Pemkab Kudus Usul Kenaikan UMK 6,4 persen, Ini Tanggapan Ketua RTMM SPSI

Baca juga: Longsor Mengakibatkan Tembok Makam di Wonosobo Roboh, 2 Makam Dipindahkan

Baca juga: Bupati Rembang Tekan Perusahaan untuk Rekrut Pekerja Disabilitas

Baca juga: AM Jumai Kembali Terpilih Jadi Ketua FKSB Semarang, Ingin Kolaborasi Demi Semarang Maju dan Hebat

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved