Berita Wonogiti

Ritual Maut di Wonogiri, Pria Sukoharjo Tewas Seusai Ajak Teman Wanita ke Lokasi Siraman

Ritual maut di obyek wisata religi Khayangan Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogi menewaskan warga Kabupaten Sukoharjo.

Editor: rival al manaf
KatarzynaBialasiewicz
Ilustrasi meninggal dunia 

TRIBUNJATENG.COM, WONOGIRI - Ritual maut di obyek wisata religi Khayangan Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogi menewaskan warga Kabupaten Sukoharjo.

Jasad Suparno (54), akhirnya ditemukan setelah hanyut selama dua hari pasca melakukan ritual.

Pria asal Dusun Bangsren, Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Baca juga: Harga Telur di Tingkat Peternak Kudus Tembus Rp 28.000/Kg, Ghofur Kewalahan Terima Permintaan

Baca juga: Jessica Iskandar Sebut Banyak Sahabat yang Japri Tawarkan Bantuan: Oh Mereka Gak Lupa

Baca juga: Ngeyelnya Kuat Maruf Meski Lie Detector Mendeteksi Dia Bohong, Namun Tetap Bersikukuh Dia yang Benar

“Jasad korban ditemukan sekitar 300 meter dari lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia. Saat ditemukan jasad korban tersangkut kayu di tengah sungai,” ujar Kasubsi Penmas Humas Polres Wonogiri, Aiptu Iwan Sumarsono, Selasa (6/12/2022).

Penemuan mayat korban, kata Iwan, bagian dari kerja keras tim SAR gabungan, TNI, Polri dan relawan setelah mencari selama dua hari dua malam. Jenazah korban ditemukan tim gabungan sekitar pukul 06.00 WIB tadi.

“Jasad almarhum Suparno ditemukan sekitar 300 meter dari lokasi kejadian sekitar pukul 06.00 pagi tadi,” kata Iwan.

Usai ditemukan, jasad Suparno langsung dievakuasi keluar dari sungai. Tak berapa lama kemudian, jasad korban dibawa ke RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri untuk divisum.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria dilaporkan hanyut usai melakukan ritual di obyek wisata religi Khayangan tepatnya di lokasi Siraman, Sungai Khayangan, Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Minggu (4/12/2022).

Kasubsi Penmas Humas Polres Wonogiri, Aiptu Iwan Sumarsono yang dikonfirmasi Kompas.com, Senin (5/12/2022) menyatakan polisi mendapatkan kejadian tenggelamnya korban dari juru kunci obyek wisata Khayangan kemarin.

“Laporan dari juru kunci obyek Wisata Khayangan masuk ke kami sekitar pukul 13.45 WIB,” ujar Iwan.

Iwan mengatakan petaka yang menimpa Suparno bermula saat korban bersama teman wanitanya berinisial IA (35) berboncengan sepeda motor dari Kartasura menuju obyek wisata Khayangan, Minggu (4/12/2022) pagi.

Baca juga: Dewan Dorong Adanya Perda Tentang Pertanian Organik di Karanganyar

Baca juga: Beberapa Persiapan yang Sudah Dilakukan Disporapar Kabupaten Tegal Jelang Libur Nataru

Baca juga: Upaya Atasi Inflasi, Pemkab Kudus Gelar Pasar Murah

Setiba di lokasi obyek wisata Khayangan, kata Iwan, korban memarkir sepeda motor lalu mengajak teman wanitanya, IA menuju lokasi Siraman Sungai Khayangan untuk melakukan ritual. Untuk menuju lokasi ritual, korban bersama teman wanitanya menyeberang sungai  yang berada di area wisata Khayangan.

“Sekitar pukul 13.00 WIB selesai ritual, korban bersama teman wanitanya hendak kembali ke lokasi parkir dengan melewati sungai siraman kembali. Namun lantaran cuaca gerimis dan batu kali basah sedikit licin berlumut hingga menyebabkan korban dan teman wanitanya terpeleset saat menyeberang sungai,” kata Iwan.

Korban yang jatuh ke sungai hanyut terbawa arus sungai Khayangan. Sementara teman wanita korban berinisial IA selamat lantaran tertahan batu di sungai tersebut. Mengetahui korban tenggelam, IA sempat berteriak meminta pertolongan tapi saat itu tidak ada respons dari warga sekitar. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved