Breaking News:

Berita Karanganyar

Ini Capaian Proyek Pembangunan Gedung Kebudayaan, Rumah Dinas Bupati dan Pendopo Karanganyar

Tiga proyek fisik senilai puluhan miliar di Kabupaten Karanganyar dipastikan rampung sebelum  batas waktu terakhir kontrak. 

Penulis: Agus Iswadi | Editor: olies
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Sejumlah pekerja mengerjakan pembangunan bagian atap Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (9/12/2022) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Tiga proyek fisik senilai puluhan miliar di Kabupaten Karanganyar dipastikan rampung sebelum  batas waktu terakhir kontrak.  Tiga proyek itu adalah pembangunan Gedung Kebudayaan, Rumah Dinas Bupati dan Pendopo Karanganyar. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, nilai kontrak pembangunan Gedung Kebudayaan sebesar Rp 17,6 miliar, rumah dinas senilai Rp 6,5 miliar dan pendopo senilai Rp 15,7 miliar.

Kabid Cipta Karya DPUPR Karanganyar, Ari Wibowo menyampaikan, pembangunan rumah dinas dan gedung kebudayaan dimulai pada akhir Juni 2022.

"Pembangunan rumah dinas sudah mengajukan PHO, sudah 100 persen hari ini. Kontraknya sebenarnya selesai 19 Desember 2022. Gedung kebudayaan capainnya saat ini 97 persen dari rencana 96 persen. Kontraknya selesai 19 Desember 2022, dipastikan selesesai," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (9/12/2022).

Baca juga: Rektor UMP Sampaikan Tiga Pilar Utama Kemajuan di PDM Kabupaten Tegal

Baca juga: Tawuran Antarpelajar di Semarang, Empat Siswa Diamankan Polisi, Pelaku Lain Diburu

Baca juga: Hasil Babak I Skor 1-3 PSIS Semarang Vs Borneo FC Liga 1, Fredyan Wahyu Cetak Gol Mahesa Jenar

Sedangkan pembangunan pendopo rumah dinas lanjutnya, memang agak terjadi keterlambatan. Hingga saat ini progres pembangunannya mencapai 52 persen dari rencana 58 persen.

Ari menerangkan, pelaksanaan pembangunan pendopo memang paling akhir dibandingkan dengan pembangunan gedung kebudayaan dan rumah dinas.

"Mulai dikerjakan 22 September 2022. Selesai Kontraknya 30 Desember 2022. Kita kejar 100 persen akhir tahun ini, kita tetap optimis," ucapnya.

Dia menjelaskan, bagian atap pendopo ada 3 liyer terdiri dari alumunium, galvalum dan plafon. Saat ini masing-masing bagian tersebut dikerjakan 3 vendor. Apabila bagian atap telah selesai akan dilanjutkan dengan pemasangan marmer bagian lantai.

"Semula atap dikerjakan 1 vendor, kita sarankan menambah 2 vendor. Jadi saat ini dikerjakan 3 vendor. Marmer saat ini sudah datang, tinggal pasang," jelas Ari. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved