Miliarder Dadakan Tol Yogya Bawen
Cerita Mbah Soelijah Miliarder Dadakan Asal Bawen Semarang, Dapat Rp 3,4 Miliar: Mau Umroh Dulu
Berdasarkan penuturannya, penyerahan uang ganti rugi 184 bidang tanah akan diselesaikan pada hari ini. dari ganti rugi pembebasan proyek Tol Yogya-Baw
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, KABUPATEN SEMARANG - Mbah Soelijah (84) ternyata sudah punya planning khusus terkait uang miliaran rupiah yang diterimanya.
Warga Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang itu antara lain mau berangkat umroh.
Mbah Soelijah mendapatkan uang senilai Rp 3,42 miliar dari ganti rugi pembebasan proyek Tol Yogya-Bawen.

Dia mengambil dana tersebut di Balai Desa Kandangan melalui rekening yang diberikan BNI, Selasa (13/12/2022) hari ini.
“Alhamdulillah, senang mendapat rezeki ini,” ungkapnya.
Dia menambahkan, belum terpikir apapun untuk memanfaatkan uang dari pembebasan lahan perkebunan berisi pohon jati seluas 2.000 meter miliknya tersebut.
Baca juga: Ragam Rencana Warga Usai Terima Uang Ganti Lahan Tol Yogyakarta-Bawen, Soelijah Dapat Rp 3,42 Miliar
Baca juga: Kisah Ambar Buruh Pabrik di Bawen Semarang Jadi Miliarder Dadakan: Bingung Uangnya Mau Buat Apa
Soelijah menjawab iya ketika ditanyai apakah uangnya akan disimpan saja dahulu untuk saat ini.
“Insya Allah rencana umrah, namun sebelum mendapat ini memang sudah punya rencana untuk umrah,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Geneng, Desa Kandangan, Purnomo (54) juga mendapatkan uang ganti rugi dari rumahnya tersebut sebesar Rp 2 miliar.
Dia mengaku, hasil itu akan dia manfaatkan untuk mencari tempat untuk tinggal dan meneruskan usaha warung kelontongnya, serta akan berangkat umrah ke tanah suci.
Warga lain, Mutiah (60), yang juga mendapatkan Rp 1,36 miliar mengaku akan menggunakannya untuk hidup di hari tua dan dibagikan ke anggota keluarganya.
“Saudara kan ada lima, jadi mau dibagi-bagi.
Sudah sulit cari uang juga, sehingga saya simpan untuk hari tua,” ungkapnya.
Kepala Desa Kandangan, Pariyanto mengatakan bahwa dirinya sudah mengimbau warga yang mendapatkan uang ganti rugi tersebut untuk memanfaatkannya dengan baik.
“Masyarakat kami kan sebagian jarang pegang uang besar apalagi miliaran, maka saran kami yang pertama beli tanah dahulu, kemudian setelah bisa dibagikan ke anak-anaknya atau yang lain,” imbaunya.