Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kesehatan

Tumbuhan Gandasuli Efektif Untuk Anti Bakteri

Gandasuli (Hedychium flavescens) merupakan tumbuhan perennial keluarga Zingiberaceae.

Tayang:
Editor: galih permadi
budi santoso/BKSDA Jateng
Gandasuli (Hedychium flavescens) merupakan tumbuhan perennial keluarga Zingiberaceae. 

TRIBUNJATENG.COM - Gandasuli (Hedychium flavescens) merupakan tumbuhan perennial keluarga Zingiberaceae.

Bunganya yang indah membuatnya dinobatkan menjadi bunga nasional Negara cuba.

Sebagai bagian dari anggota Temu-temuan, Gandasuli juga mempunyai segudang manfaat. Apa saja manfaatnya, mari kita simak.

Deskripsi

Steenis (1987) dalam Alanti (2017) menyebutkan bahwa Gandasuli merupakan tanaman herba, dengan tinggi 1,5-2 meter. Daunnya berwarna hijau, memiliki helaian daun duduk berbentuk garis-lanset 3-9 cm dengan ujung yang runcing dan terkadang berambut halus seperti sutera.  

Gandasuli memiliki bunga duduk berwarna putih sampai kuning muda yang berbau harum. Bunga tersebut dilindungi oleh daun pelindung yang berbentuk bulat telur hingga memanjang dengan ujung berumbai.

Tabung kelopak bunga membuka pada sebuah sisi, dan tabung mahkota bulat silindris dengan panjang 8-10 cm, bibir bulat telur terbalik dengan ujung melekuk ke dalam, benangsari putih memeluk tangkai putik, kepala putik muncul di atas kepala sari. Bakal buah bulat silindris, berambut, pada ujung terdapat kelenjar madu berbentuk kerucut. Buah kotak dengan 3 katup membuka (Alanti, 2017). 

Gandasuli mempunyai rimpang tebal, berdaging, merayap dan bercabang dengan diameter 2,5 - 4,0 cm. Bentuk rimpang tumpul dengan warna putih kekuningan, berbau harum dengan akar yang banyak (Saho dan Misra, 2015).

 Habitat

Gandasuli biasa ditemukan di tempat-tempat yang lembap, dekat aliran air dan dapat ditemukan dari dataran rendah sampai ketinggian 1900 di atas permukaan laut. 

Kandungan Fitokimia 

Rimpang Gandasuli mengandung berbagai zat antara lain karbohidrat, flavonoid, saponin, steroid dan alkaloid (Pranitha, 2014). Rimpang gandasuli mengandung minyak esensial sejumlah 80,6 persen yang terdiri dari beberapa unsur utama, yaitu 1,8-sineol (37.3 % ), β-pinen (23.0 % ), αterpineol (10.4 % ) dan α-pinen (9.9 % ) (Jiau-Ching Ho, 2011). Manfaat 

Rebusan batang dekat rimpang digunakan sebagai obat kumur untuk tonsilitis, atau batang mentah dikunyah untuk tujuan yang sama. Masyarakat Maluku memanfaatkan pangkal batang yang dihaluskan digunakan untuk mengatasi pembengkakan.

Beberapa Negara di dunia memanfaatkan rimpang gandasuli sebagai antirematik, tonik, penurun panas, antidiabetes, nyeri inflamasi, sakit kepala, tonik mata untuk mencegah katarak, menambah nafsu makan, serta peluruh haid. Biji gandasuli digunakan sebagai pengobatan untuk rambut dan kulit. Sedangkan rebusan daun gandasuli digunakan untuk meringankan sendi kaku dan sakit.

Ekstrak Rimpang Gandasuli dalam bentuk minyak atsiri juga menunjukkan aktivitas antibakteri yang cukup baik. Minyak atsiri dengan dengan konsentrasi 90 % memiliki aktivitas antibakteri dengan zona hambat masing-masing sebesar 8 dan 10 mm terhadap Escherichia coli serta 9 dan 10 mm terhadapStaphylococcus aureus. Hasil bioautografi menunjukkan positift terhadap penampak bercak vanilin-asam sulfat (Alanti, 2017).

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved