Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Pecat Rian Mahendra Dari PO Haryanto, Haji Haryanto Tawarkan Rp 25 Juta Sebulan Hanya 'Duduk Manis'

Mantan Direktur Operasional PO Haryanto, Rian Mahendra dipecat karena sering menggunakan uang perusahaan untuk kepentingan pribadi.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: raka f pujangga
Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Pemilik PO Haryanto, Haryanto saat mengendarai busnya di kantornya, Kudus, Selasa (30/3/2021). 

TRIBUNMURIA.COM, KUDUS – Baru-baru ini santer kabar pemecatan Rian Mahendra dari perusahaannya tempat dia bekerja yaitu Perusahaan Otobus (PO) Haryanto.

Posisi Rian sebagai direktur operasional itu diberhentikan oleh pemilik perusahaan yang tidak lain adalah ayahnya sendiri, Haji Haryanto.

Melalui sambungan telepon ke Tribunmuria.com pada Senin (9/1/2023) Haryanto berkenan memberikan keterangan atas polemik yang menimpa perusahaan miliknya.

Baca juga: Kisah Masa Lalu Haji Haryanto Bangun PO Haryanto, Hampir Bangkrut Gegara Naiknya Harga BBM

Dia membenarkan bahwa pemecatan atas anaknya benar dia lakukan sebab dia menilai Rian sudah tidak benar dalam menjalankan tugas sebagai karyawan perusahaan.

“Pemecatan itu hak saya, hak pimpinan perusahaan. Kan pimpinan perusahaan punya prinsip. Dia (Rian) sebagai karyawan," kata dia.

"Kalau karyawan sudah tidak benar, tidak beres malah ngajarin jelek ambil setoran-setoran, bohong, itu kan merusak usaha. Usaha itu tidak ada anak. Usaha itu usaha, anak ya anak. Jangan campur adukkan usaha dan anak tidak boleh. Wong dia (Rian) digaji kok,” kata Haryanto.

Haryanto mengatakan, Rian tidak mau tertib.

Misalnya menggunakan uang perusahaan seenaknya sendiri.

Suka ambil komisi dari agen dan dia tidak terbuka dalam penggunaan uang perusahaan.

Selain itu, katanya, Rian juga susah diajak musyawarah juga sulit dinasehati.

“Iya tak berhentiin karena dia tidak beres. Tidak mau tertib menggunakan uang seenaknya sendiri. Diajak musyawarah tidak mau. Dinasihati tidak mau. Saya kan enak, sudah kamu tidak usah main Youtube," kata dia.

"Tidak usah main begitu-itu, tidak benar. Itu semua yang kamu sampaikan bohong. Dosa besar. Duduk manis di rumah, anak-anakmu urus masuk masjid salat yang bagus," ucap dia.

Baca juga: Rian Mahendra Dipecat Setelah 19 Tahun Pimpin PO Haryanto: Tak Perlu Jual Harga Diri untuk Jabatan

"Ajari taat. Ajari takwa. Ajari salat lima waktu yang bagus, nderes Alquran tak bayar Rp 25 juta sebulan kamu (Rian). Kalau masih tidak mau ya sudah, memilih jalan yang tidak benar ya silakan. Kan begitu,” katanya.

Haryanto mengaku sampai saat ini dia tidak tahu keberadaan Rian.

Kepergian Rian dari rumah, katanya, merupakan watak sejak kecil.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved