Berita Regional

Lamban! Sidang Kode Etik Bidan ASN Purworejo Selingkuh dengan Polisi Hampir 4 Bulan Belum Putusan

Proses sidang kode etik RAF (36), bidan berstatus ASN Purworejo yang selingkuh dengan oknum Intel Polsek Purwodadi dinilai lamban.

Editor: raka f pujangga
KOMPAS.COM/BAYUAPRILIANO
Dody Tisna (37) menyesalkan lamanya proses sidang kode etik di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purworejo. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOREJO - Proses sidang kode etik RAF (36), bidan berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) Purworejo yang selingkuh dengan oknum Intel Polsek Purwodadi dinilai lamban.

Hal itu dikeluhkan suami bidan tersebut, Dody Tisna (37) terhadap Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purworejo.

Padahal, Dody sempat mengirim surat yang ditembuskan ke Bupati Purworejo Agus Bastian.

Baca juga: Babak Baru Bidan Selingkuh dengan Pak Kades, Ketabahan Suami Jadi Sorotan: Demi Anak

Dody menjelaskan, laporannya ke BKPSDM sudah dilayangkan sejak pertengahan September 2022 yang lalu.

Namun sampai sekarang, istrinya belum mendapatkan sanksi yang tegas atas perbuatannya selingkuh dengan oknum polisi itu.

"Terlalu lama prosesnya. Sementara saya sudah laporan sejak tanggal 19 September 2022 sampai dengan hari ini tanggal 11 Januari 2023 dan sampai saat ini belum ada kepastian," kata Dody saat ditemui pada Rabu (11/1/2023).

Meski demikian, Dody mengaku sudah dimintai keterangan BKPSDM Purworejo terkait kasus bidan RAF.

Tak hanya itu, bidan RAF selaku terlapor pun juga sudah dipanggil oleh BKPSDM Purworejo pada 5 Januari 2023 yang lalu.

"Saya menyayangkan kenapa terlalu lama sidang kode etik terkait hukuman sanksi istri saya," kata Dody.

Meski telah lama menunggu, Dody juga tidak tinggal diam, dirinya telah meminta kejelasan dari Bupati Purworejo Agus Bastian untuk segera menggelar sidang etik melalui surat permohonan.

Surat permohonan tersebut dikirimkan pengacara Dody pada Selasa 10 Januari 2023 kemarin.

"Kepada pihak yang berwenang Pak Bupati Purworejo untuk segera mempercepat penyelesaian kasus saya ini.

Melalui kuasa hukum saya Pak Agus, saya juga sudah bersurat ke BKPSDM ditembuskan ke Pak Bupati terkait sidang Ad Hoc ini.

Untuk Pak Ganjar juga saya minta untuk memberikan atensi terhadap kasus ini karena sudah berlarut-larut," kata Dody.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved