Kabupaten Semarang
Jalan Longsor di Kalongan Ungaran Kian Parah, Hampir Seluruhnya Ambles, Ini Respon Bupati Semarang
Jalan provinsi yang juga sebagai penghubung antara Kabupaten Semarang dengan Demak tersebut berada di tepi jurang dan tanah yang bergerak.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: deni setiawan
Tidak menutup kemungkinan, lanjut Ngesti, nantinya jalur alternatif di Jalan Bima akan menjadi jalan utama.
Hal itu mengingat kondisi longsor di Jalan Arjuna yang tergolong parah serta tanahnya yang terus bergerak.
“Jalannya kami alihkan karena tanahnya masih bergerak sampai saat ini,” ungkapnya kepada Tribunjateng.com, Senin (16/1/2023).
Dia menerangkan, pihaknya belum dapat memperbaiki lokasi longsor itu karena kondisi tanahnya.
“Sehingga (jalur alternatif) ini sangat mendesak sekali, agar lalu lintas bisa berjalan lagi,” pungkasnya. (*)
Baca juga: Pegawai Unibi Dipecat Usai Hina Presiden, Gibran: Kasihan Punya Anak Istri
Baca juga: Dibekali Sembako, Para Pengungsi Banjir Sudah Kembali Ke Rumah di Jati Wetan
Baca juga: Pesan Fanny Bauty untuk Menantunya di Ultah Pernikahan ke-12 Zaskia Sungkar dan Irwansyah
Baca juga: 30 Persen Permukiman Jati Kudus Masih Tergenang Banjir, Fiza Pastikan Suplai Logistik Jadi Prioritas
tribunjateng.com
tribun jateng
Sabupaten Semarang
pemkab semarang
jalan ambles
longsor
Kepala Desa Kalongan
Ngesti Nugraha
Yarmuji
Kantor Kelurahan Jadi Gudang Dadakan, Warga Borong Beras SPHP Murah di Bandarjo Ungaran Rp58 Ribu |
![]() |
---|
Barang Bukti Sabu, Ganja, Pil Terlarang di Kabupaten Semarang Dibakar dan Diblender |
![]() |
---|
Pemkab Semarang Tingkatkan Ketahanan Pangan: Dorong Petani Muda Hingga Alsintan Modern |
![]() |
---|
Masalah Limbah di Kabupaten Semarang Sebabkan Sungai Kotor, Pemkab Pikirkan Solusi |
![]() |
---|
Apa Kabar Proyek Seksi 6 Tol Jogja-Bawen? Digadang-gadang Bakal Ubah Wajah Kabupaten Semarang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.