Berita Magelang
Bangun MAJT Magelang Senilai Rp 118 Miliar, Ganjar Pranowo: Jangan Ada Tindakan Koruptif
Setelah sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, Pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Magelang akhirnya dimulai, Selasa (31/1/2022).
TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Setelah sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, Pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Magelang akhirnya dimulai.
Pembangunan diawali dengan groundbreaking Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Selasa (31/1/2023).
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng Pemerintah Kabupaten Magelang dan Kementrian Agama (Kemenag) setempat, dalam membangun Masjid Agung di atas lahan seluas 5 hektare itu.
Baca juga: Pasar Induk MAJT- MAS Semarang Mulai Dibangun, Anggaran Rp27,183 Miliar
"Ini sempat tertunda sudah 2 tahun akibat pandemi, sekarang alhamdulillah kami datang untuk bisa groundbreaking karena pada tahun ketiga ini, akhirnya bisa dilanjutkan lagi," ujar Ganjar, dalam keterangan pers yang diterima, pada Selasa (31/1/2023).
Ganjar berpesan agar pengerjaannya dilaksanakan secara maksimal dan memperhatikan kualitas.
"Saya titip agar semuanya bisa on time, bagus, terus kualitasnya dijaga. Kami berikan yang terbaik untuk bangun rumah ibadah dan kerukunan akan muncul di sini, orang akan guyub rukun di sini," ujar dia.
Selain itu, dalam pelaksanaannya Ganjar memastikan akan melibatkan kaum difabel terkait dengan fasilitas yang dibutuhkan agar ramah bagi penyandang disabilitas.
"Maaf, bagi kawan-kawan yang hidup di bawah kemiskinan juga kami libatkan," papar dia.
Ganjar menuturkan, Magelang dipilih sebagai lokasi pembangunan MAJT karena mampu menjadi simbol kerukunan antar umat beragama.
Nantinya, MAJT diharapkan menjadi pusat moderasi beragama.
"Di sini ada Candi Borobudur, ada kelenteng, gereja juga. Saya berharap masjidnya dapat menjadi pusat moderasi beragama, sehingga saya bayangkan tokoh-tokoh agamanya bisa ngobrol karena di bawahnya ada tempat untuk menjadi ruang pertemuan," tutur dia.
Dalam kesempatan itu, Ganjar mengingatkan agar jangan sampai ada tindakan koruptif dalam proses pembangunan MAJT di Magelang.
Baca juga: KH Ahmad Darodji Minta Pemkot dan MAJT Duduk Bersama Selesaikan Persoalan Pasar Relokasi
"Tidak hanya rumah ibadah ya, tapi semuanya. Jangan dikorupsi dan tadi saya bilang berulang-ulang, apalagi ini rumah ibadah. Itu saya tekankan di awal.
Makanya kalau ada yang minta-minta lapor saya," tegas dia.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya (DPUBMCK) Provinsi Jawa Tengah, Hanung Triyono menyampaikan bahwa pembangunan MAJT diinisiasi 2019, namun sempat terkendala pandemi Covid-19.
Kisah Mbah Wajib Warga Magelang Kehilangan Tanah yang 62 Tahun Ditempati, Padahal Rutin Bayar Pajak |
![]() |
---|
Viral Duel Antarpelajar SMP di Magelang Jadi Tontonan, Dipicu Tantangan di Medsos |
![]() |
---|
Nasib Pilu Tiwi, Pegawai BPS Asal Magelang Dipaksa Oral Seks Sebelum Dibunuh Aditya Hanafi |
![]() |
---|
Sugianto Girang Tanah yang Dibelinya Rp250 Juta Kena Tol Jogja-Bawen, Dapat Ganti Rugi Rp5,4 Miliar |
![]() |
---|
Bikin Guru Bingung, 3 Pasang Anak kembar di SRMA 15 Magelang Dipisah Kelas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.