Berita Semarang
Mahasiswa SIEGA Unika Soegijapranata Ciptakan Permainan Simulator Sepeda Virtual Reality
Sepeda bentuk olahraga yang efektif dan mudah dalam membantu menjaga kondisi fisik.
Penulis: amanda rizqyana | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sepeda adalah salah satu bentuk olahraga yang efektif dan mudah dalam membantu menjaga dan meningkatkan kondisi fisik.
Bersepeda membantu meningkatkan kondisi jantung dan paru-paru, membakar kalori, dan memperkuat otot-otot tubuh, seperti betis, quadriceps, dan gluteus.
Selain itu, bersepeda membantu mencegah berbagai penyakit kronis, seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.
Akan tetapi tidak semua orang bisa bersepeda karena suatu alasan tertentu seperti tidak adanya waktu, kondisi cuaca yang buruk, hingga kurang motivasi.
Melihat dari permasalah tersebut, mahasiswa program studi Sistem Informasi, E-Commerce, Game Technology, Akuntansi + SI (SIEGA) Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata atau Soegijapranata Catholic University (SCU), khususnya konsentrasi Game Technology menciptakan sebuah inovasi baru berupa Game Simulator Sepeda Virtual Reality (VR).
Game tersebut merupakan hasil karya satu mahasiswa Game Technology bernama Sesarius Lintang Mahendra.

Dalam inovasi ini pemain dapat bersepeda dari rumah saja tetapi bisa mendapatkan pengalaman layaknya berada di lintasan sepeda asli menggunakan teknologi Virtual Reality dan dapat dilakukan kapanpun tanpa harus menunggu kondisi cuaca yang baik.
"Dalam simulator ini juga menggunakan sensor yang terhubung pada ponsel dan game VR sehingga memungkinkan untuk memberikan pergerakan sesuai dengan aslinya dalam dunia Virtual Reality," terang Lintang pada Tribun Jateng, Minggu (12/1/2023).
Ia menambahkan, dengan adanya inovasi ini diharapkan masyarakat luas dapat menikmati olahraga sepeda tanpa harus khawatir dengan permasalahan-permasalahan yang ada seperti kondisi cuaca yang buruk, maupun kesibukannya.
Selain inovasi permainan sepeda dengan VR, mahasiswa SCU juga mengembangkan mart city atau kota cerdas merupakan konsep kota masa depan yang menggabungkan kebijakan, teknologi, data, dan inovasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan efisiensi dalam layanan publik, transportasi, energi, dan banyak hal lain.
Trend kota cerdas saat ini mencakup penggunaan Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), dan analitika data untuk memantau dan meningkatkan layanan publik dan infrastruktur kota. Inovasi ini juga membantu mengatasi masalah lingkungan dan mempromosikan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
Kota cerdas juga memfokuskan pada partisipasi masyarakat dan transparansi, memungkinkan warga untuk ikut berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi kota mereka.
Dengan pesatnya teknologi yang ada saat ini, konsep kota cerdas semakin menjadi penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, oleh karena itu mahasiswa semester 5 di Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Unika Soegijapranata atau dikenal sebagai SIEGA Unika mengembangkan berbagai jenis miniatur kota cerdas yang dipadukan dengan sensor-sensor yang ada untuk memberikan inovasi dalam pembangunan kota yang canggih.
Dalam miniatur kota cerdas yang dibuat terdapat beberapa inovasi yang diberikan, seperti penggunaan sensor cahaya untuk mematikan lampu apabila kondisi cuaca sedang cerah, penggunaan sensor tanah untuk melakukan urban farming, sensor parkir untuk mendeteksi kepadatan jumlah parkir kendaraan, dan sebagainya.
Kota cerdas merupakan salah satu mata kuliah yang diajarkan di prodi Sistem Informasi Unika Soegijapranata, dalam mata kuliah ini mahasiswa belajar bagaimana menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih baik dengan memanfaatkan teknologi-teknologi yang ada saat ini.
Selain itu, kegiatan ini juga guna melatih mahasiswa untuk berpikir kritis untuk menciptakan inovasi-inovasi yang solutif untuk memecahkan permasalahan perkotaan yang ada saat ini.
Miniatur kota cerdas ini diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak masyarakat untuk dapat meningkatkan tata kelola sebuah kota agar menjadi lebih baik dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.
Dosen mata kuliah Kota Cerdas SCU, Andre Kurniawan, menyampaikan mahasiswa mendapatkan pengalaman baru yang memperluas wawasan sehingga dapat berpikir kritis dalam menghadapi kondisi di sekitarnya.
"Inovasi-inovasi seperti ini seringkali muncul pada saat tugas kuliah atau saat tugas akhir," ujar Andre.
Tak hanya memberi dukungan moril, SIEGA Unika menyediakan berbagai perangkat yang dibutuhkan untuk mengembangkan ide dan kreatifitas mahasiswa, seperti layaknya suasana kerja di perusahaan-perusahaan teknologi dunia. (*)
Sosok Rohmat Sukur, Warga Semarang Terlibat Penculikan Kacab Bank BUMN: Sering Nyupiri Bos |
![]() |
---|
2.800 Mahasiswa Baru Polines Satukan Semangat Lewat Outbound Training |
![]() |
---|
Irwan Hidayat Tekankan Integritas dan Akal Budi di Hadapan Mahasiswa Baru Universitas Telogorejo |
![]() |
---|
Harga Emas Antam Hari Ini di Kota Semarang Kamis 28 Agustus 2025, Naik Rp 4.000 per Gram |
![]() |
---|
Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Kamis 28 Agustus 2025: Hujan Ringan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.