Berita Jepara
Apa Kabar Kisruh Internal RSI Sultan Hadlirin Jepara? Serikat Pekerja: Terima Kasih Gus Yasin
Selama adanya konflik di internal RSI Sultan Hadlirin Jepara, pelayanan terhadap pasien tetap berjalan normal, tidak terganggu.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: deni setiawan
Aksi damai sekaligus bentuk ketidakpuasan pekerja atas hasil mediasi yang berlangsung pada Selasa (15/11/2022).
Dalam mediasi itu, dua kubu antara pengurus yayasan yang lama dan baru bertemu.
Pertemuan itu juga ditengahi oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Gus Taj Yasin Maimoen.
Seyogyanga, serikat pekerja akan melakukan demontrasi seusai istighosah.
Namun rencana itu batal setelah Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta mendatangi langsung pekerja di RSI Sultan Hadlirin Jepara pada Rabu (30/11/2022).
Baca juga: 40 ASN di Pemkab Jepara Ikuti Pelatihan Teknis Manajemen Bencana
Ketua Serikat Pekerja RSI Sultan Hadlirin Jepara, Bondhan Siwi Digdo menyampaikan tujuh tuntutan dan meminta Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan RSI Sultan Hadlirin memenuhi tuntutan tersebut dalam waktu tiga hari.
Bondhan meminta, pertama komposisi dewan pembina ditempati oleh orang-orang yang sesuai amanat mediasi.
Jumlah dewan pembina saat ini hanya empat orang.
Yakni Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta, Ahmad Marzuqi, Dian Kristiandi, dan Mashudi.
Padahal, dalam mediasi disebutkan dewan pembina diisi lima orang.
"Kenyataannya KH Ma'moen tidak masuk," kata Bondhan.
Kemudian tuntutan kedua, sesuai tradisi di yayasan tersebut ketua umum yayasan dijabat oleh Sekda.
Namun saat ini Sekda tidak menempati posisi tersebut.
Baca juga: Penjambret di Welahan Jepara Beraksi saat Orang-orang Sholat Jumat, Motor Korban Dipepet
Ketiga, dr Gunawan menyelesaikan jabatannya sebagai direktur hingga 2024.
Keempat, ketua dewan pembina segera mengatur formasi dewan pengawas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gedung-rsi-sultan-hadlirin-jepara.jpg)