Berita Semarang
Adu Argumen Dishub Vs Akademisi Semarang Soal Jukir Bergaji
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang enggan menerapkan konsep juru parkir (jukir) bergaji.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Catur waskito Edy
Jumlah itu tentu lebih banyak lantaran jumlah kendaraan kian bertambah.
selama ini masih banyak kebocoran parkir di Kota Semarang.
Sebenarnya, potensi parkir yang besar itu dapat dimanfaatkan untuk menambah PAD dan sebagian untuk menambah subsidi Trans Semarang.
Ia meminta pemkot semarang dapat menduplikasi pengelolaan parkir di Kota Solo dan Surabaya.
"Petugas parkir harus ditata, lakukan pembinaan secara berkala kepada para jukir, diberikan seragam ada petugas pengawasnya, bisa memanfaatkan aparat penegak hukum seperti Marinir," bebernya. (Iwn).
Baca juga: Kecelakaan Maut di Jakarta Pusat: Pemotor Terpental hingga Tewas Seketika Setelah Tertabrak Mobil
Baca juga: Puisi Kekasih yang Kelu Asrul Sani
Baca juga: Daftar 35 Desa di Kabupaten Tangerang yang Dilewati Proyek Jalan Tol Kamal-Teluk Naga-Rajeg
Baca juga: Nikita Mirzani Tak Setuju Bharada E Divonis Hanya 1,5 Tahun, Harusnya Hukuman Mati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tukang-parkir-pekalongan-bud.jpg)