Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Indonesia Masih Upayakan Jalur Diplomasi Agar Perang Rusia-Ukraina Berakhir

Upaya penghentian perang Rusia-Ukraina terus dilakukan Indonesia melalui diplomasi. Sedangkan saat ini, di medan perang belum ada tanda-tanda pertika

Tayang:
Editor: m nur huda
Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berbincang di Istana Maryinsky, Kyiv, Rabu 29/6/2022) - Upaya penghentian perang Rusia-Ukraina terus dilakukan Indonesia melalui diplomasi 

TRIBUNJATENG.COM, TANGERANG - Upaya penghentian perang Rusia-Ukraina terus dilakukan Indonesia melalui diplomasi.

Sedangkan saat ini, di medan perang belum ada tanda-tanda pertikaian di antara kedua negara tersebut akan berakhir.

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Andi Widjajanto mengatakan, komunikasi dengan Rusia terus berlanjut.

Dia pun mengungkapkan rencana perwakilan Indonesia akan kembali mengunjungi Rusia dan Ukraina.

“Seharusnya Agustus ini kembali lagi ke sana,” kata Andi, dikutip dari Kompas.com.

Dia berkata demikian dalam seminar “Resisi Global : Ancaman Riil atau Sekadar Gertakan” yang diselenggarakan Harian Kompas, di Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang pada Senin (6/3/2023).

Selain Andi, turut hadir dalam seminar adalah Duta Besar RI di Singapura Suryopratomo dan Rektor Universitas Katolik Atmajaya A Prasetyantoko.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Febrio Kacaribu dan Komisaris Bursa Efek Indonesia Pandu Sjahrir juga hadir sebagai pembicara.

Menurut Andi, komunikasi dengan Rusia terus dilakukan selepas Presiden Joko Widodo melawat Rusia-Ukraina pada Juni 2022.

Dalam lawatan itu, Presiden menyampaikan pentingnya penghentian baku tembak di Ukraina dan para pihak segera memulai perundingan. Sejumlah pihak terus mengupayakan perundingan Ukraina-Rusia.

Sayangnya, sampai sekarang berbagai upaya itu belum berhasil. Sebagian usulan malah ditolak Rusia-Ukraina dan pendukungnya.

Dalam kajian Lemhannas, sejauh ini hanya ada dua cara perang Rusia-Rusia berakhir.

Cara itu adalah kemenangan militer atau perundingan yang dipaksa keadaan. Untuk sekarang, kemenangan militer sulit tercapai.

Sebab, Rusia dan Ukraina serta pendukungnya belum mengerahkan kekuatan besar-besaran di Ukraina.

Divisi kavaleri dan skuadron utama Rusia belum dikerahkan ke sana.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved