Kamis, 28 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kesehatan

Kembang Sungsang, Bunga Untuk Obat Asam Urat

Kembang Sungsang yang memiliki nama ilmiah Gloriosa superba L. merupakan keluarga dari Colchicaceae

Tayang:
Editor: galih permadi
budi santoso/BKSDA Jateng
Kembang Sungsang yang memiliki nama ilmiah Gloriosa superba L. merupakan keluarga dari Colchicaceae 

Keracunan diketahui menyebabkan manifestasi klinis yang sangat cepat dan parah karena toksisitas gastro intestinal, neurologis, jantung dan sumsum tulang.

Habitat
Kembang sungsang tumbuh di berbagai jenis habitat, termasuk hutan tropis, semakbelukar, kebun yang terlantar, padang rumput, hingga ke tanah yang miskin hara.

Ia dapat beradaptasi hingga ketinggian 2.500 mdpl dengan sinar matahari penuh. Tumbuhan ini juga memerlukan tanah lempung berpasir, dengan pH 5,5 - 7,0 dan berdrainase baik.

Tumbuhan ini berkembangbiak dengan rimpang dan akan memunculkan tunasnya ketika musim penghujan tiba.

Kandungan Fitokimia
Kembang Sungsang merupakan salah satu tumbuhan yang ssudah lama digunakan sebagai obat tradisional karena kaya akan kandungan alkaloidnya.

Selain itu, tumuhan ini juga mengandung beberapa senyawa lain yaitu gloriosina, kholine, hars, fitosterol, fitosterolin, stigmasterol. Menurut Jana dan Shekhawat (2010) senyawa telah berhasil diisolasi dari kembang sungsang (umbi dan bijinya), yaitu colchicine, colchicoside (nya turunan semisintetik - thiocolchicoside), superbin, gloriosine, lumicolchicine, 3-demethyl-N-deformyl-N-deacetylcolchicine, 3-demethylcolchicine, N-formyl deacetylcolchicine.

Manfaat
Bagian tumbuhan dari Kembang Sepatu yang kaya khasiat ialah umbinya. Meskipun memiliki rasa pahit dan beracun (bersifat toksik), tetapi umbi ini sangat berkhasiat dalam meredakan panas dalam, pereda nyeri atau analgesik, sebagai stimulant, menghilangkan bengkak, serta memiliki efek antibakteri.

Di sisi lain, umbi Kembang Sungsang dapat digunakan untuk mengobati penyakit dengan indikasi lumpuh, nyeri pada persendian, rematik akut, semam, keram, bengkak pada tubuh, kencing nanah, serta sukar bersalin.

Cara pemanfaatannya ialah, umbi yang masih segar perlu dicuci terlebih dahulu kemudian diiris tipis-tipis lalu dijemur untuk mengurangi daya racunnya.

Sebagai obat yang diminum, cukup rebus umbi kering sebanyak 3 gram kemudian airnya diminum.

Sebagai obat luar, umbi segar diparut secukupnya kemudian digosokkan pada kulit yang mengalami penyakit Ekzema, Kudis, Kurap, Scabies, dan Lepra.

Selain itu, bijinya berkhasiat sebagai analgesik.

Masyarakat di berbagai bagian Afrika dan Asia Tenggara telah terbiasa menggunakan ramuan kembang sungsang untuk menyembuhkan penyakit.

Tumbuhan ini digunakan untuk menyembuhkan radang sendi, asam urat, rematik, peradangan, borok, ambeien berdarah, penyakit kulit, kusta, impotensi, gigitan ular, dll.

Tumbuhan ini banyak digunakan oleh industri obat karena kandungan colchicine-nya. (Jana S, Shekhawat, 2010). Colchicine dalam dunia farmasi dikenal sebagai obat yang digunakan untuk meredakan nyeri karena asam urat/gout.

Sebaran
Tumbuhan ini berasal dari daerah tropis di benua Asia dan Afrika, tetapi telah banyak digunakan di berbagai negara sebagai tanaman obat.

Di samping itu, di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Pati Barat, tumbuhan ini dapat ditemukan di Cagar Alam Gunung Celering yang ada di Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara.

Penulis
Budi Santoso (KPHK Pati Barat)
Nisrina AK (FB Unsoed)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved