Berita Jateng
Hal Ini Perlu Diperhatikan dalam Project Based Learning untuk PAUD, Ini Penjelasan Pakar
Project-based learning (PjBL) bisa diterapkan pada semua jenjang dan mata pelajaran. Hal tersebut disampaikan oleh Elisabet Susanti, pelatih dari Yaya
Penulis: amanda rizqyana | Editor: Catur waskito Edy
Pada tahap selanjutnya, guru membagi murid menjadi beberapa kelompok.
Setiap kelompok terdiri dari murid yang memiliki kemampuan kognitif dan bahasa yang berbeda sehingga nantinya bisa saling membantu.
Aktivitas ini menantang, karena tidak semua murid akan langsung memiliki ide.
Guru bisa memberikan saran opsi, misalnya bersih-bersih bersama, membuat poster kebersihan, membuat panduan membersihkan mainan, dan lain sebagainya.
Dalam proses membuat produk, tugas guru yakni memfasilitasi pembagian peran sehingga semua murid bisa terlibat.
Setelah produk selesai, setiap kelompok bisa mempresentasikan hasil produknya baik di kelas sendiri atau kelas lain.
Dari presentasi ini guru bisa melihat bagaimana proses belajar murid dan bagaimana kompetensi yang dicapai murid dari belajar projek yang sudah mereka lakukan. (arh)
Baca juga: Skema Pembelian Solar Subsidi Pakai QR Code Disebut Akan Mampu Menekan Penyimpangan
Baca juga: DPRD Kudus Prioritaskan Pelayanan Masyarakat Maksimal, Masan: Program Umrah Gratis Kami Kawal
Baca juga: Kronologi Hilangnya Patung Ganesha Dari Bibir Kawah Gunung Bromo, Diduga Dicuri
Baca juga: Ratusan Polisi Amankan Peringatan Kenaikan Isa Al Masih di 36 Gereja Demak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Yayasan-Guru-Belajar-2023.jpg)