Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Pejabat Ini Minta Waduk Dikuras demi Ambil Ponsel yang Tercebur saat Selfie

Di India, seorang pejabat meminta air waduk disedot dan dikuras demi mengambil smartphone miliknya yang terjatuh.

Kolase Tribun Style/Daily Star
Rajesh Vishwas minta warga sekitar untuk menyelam demi menemukan ponselnya yang jatuh ke Bendungan Kherkatta atau Paralkot di Negara Bagian Chhattisgarh, India tengah. 

TRIBUNJATENG.COM - Di India, seorang pejabat meminta air waduk disedot dan dikuras demi mengambil smartphone miliknya yang terjatuh.

Ponsel tersebut tidak sengaja tercebur saat pejabat itu ingin mengambil foto selfie di sekitar waduk.

Pejabat tersebut adalah Food Inspector, Rajesh Vishwas.

Baca juga: Aktor Jeff Machado Ditemukan Tewas Terikat dalam Kotak Kayu Setelah Hilang sejak Januari

Ia menjatuhkan ponsel Samsung miliknya di Bendungan Kherkatta, Chhattisgarh, India, pada minggu lalu. 

Saat ponsel tercebur, Vishwas awalnya meminta penyelam untuk mencari perangkatnya di dalam waduk.

Waduk yang diminta dikuras oleh Inspektur India
Waduk di Bendungan Kherkatta, Chhattisgarh, India yang diminta dikuras oleh Inspektur India, Rajesh Vishwas pada minggu lalu. (Daily Mail)

Menurut Vishwas, smartphone tersebut perlu ditemukan karena berisi data pemerintah yang sensitif.

Karena para penyelam tidak berhasil menemukan ponsel tersebut, Vishwas kemudian meminta agar waduk disedot dan dikeringkan menggunakan pompa diesel.

Waduk di Bendungan Kherkatta itu menampung sebanyak dua juta liter air sehingga penyedotan butuh waktu lebih dari tiga hari.

Air dengan jumlah tersebut cukup untuk mengairi lahan seluas 6 kilometer persegi.

Namun, penyedotan air waduk itu dihentikan setelah Departemen Sumber Daya Air setempat yang mendapat keluhan dan laporan.

Vishwas kemudian diskros karena dianggap menyalahgunakan wewenang dan pemborosan air.

"Ia ditangguhkan sampai dilakukan penyelidikan," kata Priyanka Shukla, seorang pejabat setempat.

Vishwas sendiri mengatakan bahwa ia sudah mendapat izin secara lisan dari pejabat setempat untuk mengalirkan air ke kanal terdekat, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari BBC, Selasa (30/5/2023).

Ia juga berdalih bahwa air yang ia buang berasal dari bendungan yang meluap dan sedang dalam kondisi tidak terpakai.

Tindakan Vishwas untuk mencari ponselnya yang tercebur ini dinilai sangat tidak bijak sebagai pejabat pemerintah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved