Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

Jelang Iduladha, Pj Bupati Jepara Luncurkan Gerakan Pangan Murah

Jepara merupakan salah satu dari 300 kabupaten/kota yang menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah secara serentak di 341 titik di seluruh Indonesia.

Tayang:
PEMKAB JEPARA
Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta mengecek komoditas pangan murah di Lapangan Desa Purwogondo, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Senin (26/6/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Sebagai upaya pengendalian harga bahan pokok masyarakat jelang Iduladha, Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta membuka Gerakan Pangan Murah di Lapangan Kenari, Desa Purwogondo, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Senin (26/6/2023).

Turut mendampingi Wakapolres Jepara Kompol Berry, Kepala Staf Kodim 0719/Jepara Mayor Arm Syarifudin, dan pimpinan perangkat daerah.

"Jepara merupakan salah satu dari 300 kabupaten/kota yang menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah secara serentak di 341 titik di seluruh Indonesia," ujar Pj Bupati Jepara.

Tampak terdapat 8 stand yang ikut andil seperti Bulog, Gapoktan Sido Makmur Desa Sinanggul, Kelompok Tani Desa Kedungsari Mulyo, Primafood, Indofood, dan RNI.

Baca juga: KPU Jepara Ungkap Ada 53 Pemilih Berusia Lebih 100 Tahun

Baca juga: Sepaktakraw Jepara Kembali Berjaya,  Sikat Habis Emas Popda

Edy mengungkapkan, ada 3 komoditas utama yang mendapatkan subsidi.

Yaitu bawang merah dan telur sebesar Rp 2.000 per kilogram, serta beras Rp 1.200 per kilogram.

"Kami sediakan beras 5,5 ton, telur ayam 1 ton, dan bawang merah 250 kilogram."

"Ini menjadi salah satu cara untuk mengendalikan inflasi," tuturnya kepada Tribunjateng.com, Senin (26/6/2023).

Pihaknya secara khusus meminta kepada DKPP Kabupaten Jepara dan perangkat daerah terkait agar selalu melakukan upaya nyata dalam pengendalian inflasi.

"Inventarisir kemampuan produksi komoditas kepokmas di Jepara."

"Gunakan untuk memenuhi kebutuhan warga, jangan ditebas ke luar daerah kemudian dijual kembali di Jepara dengan harga yang mahal," tegasnya.

Edy Supriyanta juga meminta agar menggiatkan kerja sama antardaerah terkait distribusi komoditas kepokmas agar lebih efektif dan ekonomis.

Dalam kegiatan tersebut, dirinya berkesempatan untuk menyapa sejumlah warga dan membeli sejumlah bahan pangan untuk dibagikan kepada masyarakat yang hadir.

Seperti minyak goreng, bawang merah, hingga telur ayam. (*)

Baca juga: DPC PDI Perjuangan Kudus: Perayaan Bulan Bung Karno Jadi Momentum Solidkan Kader

Baca juga: ATS di Kabupaten Blora Masih Tinggi, Dindik Masih Perlu Intervensi 1.357 Anak

Baca juga: AD Mantan Kades Panjang Terdakwa Kasus Korupsi Dana Desa Masih Jadi Tahanan Kelas IIB Kudus

Baca juga: Haka Ganti Nama Jadi Up Peak Hotel Simpang Lima Semarang, Ini Perubahannya

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved