Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Daftar 10 Negara Termiskin Dunia, Burundi di Urutan Pertama

Berdasarkan rilis Bank Dunia pada awal Juli lalu, Burundi menjadi negara dengan pendapatan per kapita paling rendah dari negara lain.

Tayang:
VOA
Peta wilayah Bujumbura, Burundi. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pada awal Juli lalu, Bank Dunia merilis data pendapatan nasional bruto atau gross national income (GNI) per kapita periode 2022.

Bank Dunia dalam rilis tersebut mengkategorikan negara ke dalam 4 kelompok, yakni negara berpendapatan rendah, negara berpendapatan menengah-bawah, negara berpendapatan menengah-atas, dan negara berpendapatan tinggi.

Data tersebut menunjukan, masih terdapat 22 negara yang tergolong ke dalam negara berpendapatan rendah, atau memiliki GNI per kapita di bawah 1.335 per dollar AS atau setara sekitar Rp 20,03 juta (kurs Rp 15.000 per dollar AS) pada 2022.

Baca juga: Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia, Budi Hartono Paling Atas

Lantas, negara apa saja yang menempati peringkat terbawah daftar GNI per kapita dunia?

Berdasarkan rilis Bank Dunia pada awal Juli lalu, Burundi menjadi negara dengan pendapatan per kapita paling rendah dari negara lain.

Burundi menempati peringkat 'bontot' dari 196 yang didata oleh Bank Dunia, dengan GNI per kapita sebesar 240 dollar AS atau setara Rp 3,6 juta.

Burundi merupakan negara yang berada di daerah Danau Besar di tengah Benua Afrika.

Negara ini memiliki luas sekitar 27.834 km persegi dengan populasi 12,89 juta penduduk.

Dilansir dari CountryReports.org, penyebab utama rendahnya pendapatan Burundi karena tidak berkembangnya sektor manufaktur negara tersebut.

Mayoritas penduduk masih bekerja di sektor pertanian, dengan komoditas utama kopi dan teh.

Kemudian, negara dengan pendapatan per kapita terendah kedua ialah Afghanistan.

Pendapatan per kapita Afghanistan tercatat sebesar 390 dollar AS atau setara Rp 5,85 juta.

CountryReports menilai, rendahnya pendapatan negara yang terletak di kawasan Asia Tengah ini disebabkan oleh minimnya infrastruktur yang diikuti dengan tingginya korupsi.

Tingkat pendapatan per kapita Afghanistan terus menyusut seiring dengan ditariknya tentara AS, yang merupakan penyumbang utama ekonomi, sejak 2014.

Lalu, negara dengan pendapatan per kapita terendah ketiga ialah Somalia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved