Berita Kesehatan
Kembang Landep, Tumbuhan Bermanfaat sebagai Penawar Bisa Ular
Kembang landep merupakan tumbuhan yang sering ditemui di hutan. Ia tumbuh liar sebagai semak-semak belukar.
Manfaat dari Kembang Landep pada daun dan akar mengatasi rematik dan batuk. Pada bunga bisa mengatasi bengkak karena gigitan serangga, dan biji mengatasi digigit ular berbisa. Kandungan flavonoid berfungsi sebagai antiradang (Robinson, 1995).
Kembang Landep memiliki rasa pahit dan sedikit berbau. Secara klinis, Kembang landep berfungsi sebagai pereda demam (antipiretik), peluruh kencing, (diuretik), dan peluruh dahak (Dalimartha, 2008). Masyarakat sering menggunakannya dalam bentuk rebusan daunnya untuk meredakan demam, bisul, sakit gigi dan dahak
. Pasta daunnya dioleskan pada kaki di musim hujan untuk mencegah pecah-pecah. Rebusan akar digunakan dalam anemia dan batuk.
Persebaran
Kembang Landep hampir tersebar merata di benua Asia, seperti Indonesia, Malaysia, India, Singapura, dan Laos. Pohon ini dapat tumbuh subur di daerah kering. Lingkup Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Pati Barat, Kembang landep dapat ditemukan di Cagar Alam Gunung Celering.
Penulis
Neza alih R (Fabio Unsoed)
Budi Santoso (KPHK Pati Barat)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kembang-landep-merupakan-tumbuhan-yang-sering-ditemui-di-hutan.jpg)