Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Jateng Jadi Pilot Projek Penyediaan Perumahan Untuk Kelompok Masyarakat Desil 1 dan 2

Disperakim Provinsi Jateng berupaya memenuhi kebutuhan rumah untuk masyarakat kelompok desil 1 dan 2

|
Penulis: budi susanto | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Disperakim Provinsi Jateng berupaya memenuhi kebutuhan rumah untuk masyarakat kelompok desil 1 dan 2.

Adapun kelompok masyarakat desil 1 adalah rumah tangga yang masuk dalam kelompok 1-10 persen dengan tingkat paling rendah kesejahteraannya secara nasional.

Sementara desil 2 merupakan rumah tangga yang masuk dalam kelompok 11-20 persen terendah tingkat kesejahteraannya secara nasional.

Masyarakat yang masuk dalam kelompok tersebut selama menghadapi kendala untuk mendapatkan perumahan.

Untuk itu, Disperakim Jateng bakal berkolaborasi dengan BP Tapera dan Dirjen  Pembiayaan Infrastruktur.

Kolaborasi tersebut dilakukan guna menciptakan rumusan untuk penyediaan perumahan untuk kelompok masyarakat desil 1 dan 2.

Kepala Disperakim Provinsi Jateng, Arief Djatmiko menuturkan, Provinsi Jateng juga akan menjadi pilot projek terkait penyediaan perusahaan untuk kelompokkan masyarakat desil 1 dan 2 skala nasional.

“Kami sedang berdiskusi dengan pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan rumah untuk kelompok masyarakat desil 1 dan 2,” ucapnya, Senin (28/8/2023).

Menurut Arief, program pemerintah pusat dalam hal meringankan masyarakat untuk mendapatkan rumah sudah berjalan.

Baik Fasilitas Likuiditas Pembiyaan Perumahan (FLPP), Bantuan Pembiyaan Perumahaan Berbasis Tabungab (BP2BT) hingga selisih suku bunga sudah berjalan.

Namun selama ini program nasional hanya menyasar ke Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Itu pun untuk MBR yang lolos dan memenuhi syarat untuk mendapatkan kredit perumahan. Namun masih ada kelompok masyarakat yang belum mendapatkan akses seperti desil 1 dan 2,” paparnya.

Untuk itu, Pemprov Jateng terus mendorong melalui program agar kelompok masyarakat desil 1 dan 2 mendapatkan bantuan perumahaan.

Satu di antara program asalah tuku lemah entok omah yang diluncurkan oleh Hubernur Jateng.

Program tersebut bisa untuk mengurangi backlog, program relokasi pemerintah hingga bencana.

“Semua program yang digelar oleh Pemprov Jateng menyasar ke masyarakat dengan tujuan menyejahterakan dan memenuhi kebutuhan perumahaan untuk masyarakat kurang mampu. Hingga kini Pemprov Jateng telah membangun 1.700 an rumah untuk masyarakat kurang mampu, meski belum memenuhi namun program tersebut akan terus ditambah,” imbuhnya.

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved