Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Wonosobo

Pendaki Gunung Sumbing, Sindoro dan Prau Jangan Kaget Kalau Diperiksa di Basecamp, Ini Alasannya

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo bersiap siaga ancaman bencana di musim kemarau yang bisa saja terjadi.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: Muhammad Olies
Istimewa
Situasi Kebakaran hutan yang melanda kawasan hutan pinus petak 13 wilayah Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Klasemen, Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Jatilawang, Desa Kaliputih RT 3 RW 3 Grumbul Curah, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas, Minggu (10/9/2023) sekira pukul 17.30 WIB. 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo melakukan berbagai langkah untuk antisipasi ancaman bencana kebakaran selama musim kemarau.

Sejumlah peristiwa kebakaran terjadi di Wonosobo akhir-akhir ini. Mulai dari kebakaran rumah huni warga hingga kebakaran lahan di Gunung Sumbing yang menghebohkan beberapa waktu lalu.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonosobo, Bambang Trie menyampaikan musim kemarau belum diketahui pasti kapan berakhirnya.

"Mengingat musim kemarau panjang ini disinyalir dari pantauan BMKG, kemarau atau bencana lainnya masih sampai dengan November. Kami siap sigap," tuturnya seusai Apel Gelar Relawan Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2023 Kabupaten Wonosobo, Senin (11/9). 

Baca juga: Daftar Beberapa Wilayah di Wonosobo yang Berpotensi Kekeringan di Musim Kemarau

Baca juga: Video Kebakaran Hutan Gunung Sumbing Wonosobo Hari Ini Terjadi Sejak Sore

Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup Sementara Akibat Kebakaran Hutan

 

Relawan di seluruh Kabupaten Wonosobo sudah dipersiapkan guna menjadi garda terdepan bilamana bencana terjadi sewaktu-waktu.

"Kita punya relawan ribuan tersebar di setiap wilayah," tegasnya.

Bambang mengungkapkan sinergitas antar semua pihak dibutuhkan dalam upaya penanganan bencana.

Ancaman kebakaran yang bisa saja terjadi pihaknya telah melakukan berbagai macam antisipasi. 

Salah satunya ancaman kebakaran hutan di gunung yang baru terjadi beberapa waktu lalu.

Mengingat Wonosobo menjadi tujuan pendakian di beberapa gunung. Seperti pendakian terkenal Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, dan Gunung Prau.

Pihaknya menekankan di masing-masing basecamp untuk selalu melakukan pengamatan setiap pendaki yang naik.

"Masing-masing basecamp harus ada pengamatan untuk para pendaki yang naik. Utamanya ya bahan-bahan yang bisa menimbulkan api," tandasnya. (ima)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved