Berita Wonosobo
Pendaki Gunung Sumbing, Sindoro dan Prau Jangan Kaget Kalau Diperiksa di Basecamp, Ini Alasannya
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo bersiap siaga ancaman bencana di musim kemarau yang bisa saja terjadi.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo melakukan berbagai langkah untuk antisipasi ancaman bencana kebakaran selama musim kemarau.
Sejumlah peristiwa kebakaran terjadi di Wonosobo akhir-akhir ini. Mulai dari kebakaran rumah huni warga hingga kebakaran lahan di Gunung Sumbing yang menghebohkan beberapa waktu lalu.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonosobo, Bambang Trie menyampaikan musim kemarau belum diketahui pasti kapan berakhirnya.
"Mengingat musim kemarau panjang ini disinyalir dari pantauan BMKG, kemarau atau bencana lainnya masih sampai dengan November. Kami siap sigap," tuturnya seusai Apel Gelar Relawan Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2023 Kabupaten Wonosobo, Senin (11/9).
Baca juga: Daftar Beberapa Wilayah di Wonosobo yang Berpotensi Kekeringan di Musim Kemarau
Baca juga: Video Kebakaran Hutan Gunung Sumbing Wonosobo Hari Ini Terjadi Sejak Sore
Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup Sementara Akibat Kebakaran Hutan
Relawan di seluruh Kabupaten Wonosobo sudah dipersiapkan guna menjadi garda terdepan bilamana bencana terjadi sewaktu-waktu.
"Kita punya relawan ribuan tersebar di setiap wilayah," tegasnya.
Bambang mengungkapkan sinergitas antar semua pihak dibutuhkan dalam upaya penanganan bencana.
Ancaman kebakaran yang bisa saja terjadi pihaknya telah melakukan berbagai macam antisipasi.
Salah satunya ancaman kebakaran hutan di gunung yang baru terjadi beberapa waktu lalu.
Mengingat Wonosobo menjadi tujuan pendakian di beberapa gunung. Seperti pendakian terkenal Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, dan Gunung Prau.
Pihaknya menekankan di masing-masing basecamp untuk selalu melakukan pengamatan setiap pendaki yang naik.
"Masing-masing basecamp harus ada pengamatan untuk para pendaki yang naik. Utamanya ya bahan-bahan yang bisa menimbulkan api," tandasnya. (ima)
Sudah Muak, Warga Wonosobo Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak sebagai Protes ke Pemerintah |
![]() |
---|
Wakil Menteri Sosial Agus Priyono Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat di Wonosobo |
![]() |
---|
Hayumi Slipper Tawarkan Tas Handmade Etnik di Wonosobo Festival UKM Expo 2025 |
![]() |
---|
Dinkes Wonosobo Siapkan Penerapan Tarif Baru Layanan Rawat Jalan |
![]() |
---|
Wonosobo Torehkan Prestasi UMKM: 32 Ribu Usaha Serap 108 Ribu Tenaga Kerja |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.