Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Gencatan Senjata 4 Hari Israel dan Hamas Dimulai Jumat Pagi

Jumat (24/11/2023) pagi, Israel dan kelompok Hamas akan memulai gencatan senjata selama empat hari.

MAHMUD HAMS / AFP
Anak-anak warga Palestina yang mengungsi akibat konflik di dalam negeri mereka berkumpul di balkon ruang kelas di kota Khan Yunis, di bagian selatan Jalur Gaza, pada tanggal 15 Oktober 2023. 

TRIBUNJATENG.COM, GAZA - Jumat (24/11/2023) pagi, Israel dan kelompok Hamas akan memulai gencatan senjata selama empat hari.

Disampaikan mediator di Qatar, kelompok pertama yang terdiri dari 13 sandera wanita dan anak-anak Israel dibebaskan pada hari itu juga.

Negara-negara besar menyambut berita ini dengan hati-hati.

Baca juga: Israel dan Hamas Sepakat Gencatan Senjata 4 Hari di Gaza, Akan Saling Bebaskan Sandera

Namun dilansir dari Reuters, pertempuran terus berkobar ketika waktu menghitung mundur rencana dimulainya jeda pertama dalam perang brutal yang telah berlangsung hampir tujuh minggu itu.

Kedua belah pihak juga mengisyaratkan jeda sementara sebelum pertempuran dilanjutkan.

Gencatan senjata akan dimulai pada pukul 7 pagi waktu setempat (0500 GMT) dan melibatkan gencatan senjata komprehensif di Gaza utara dan selatan, kata Kementerian Luar Negeri Qatar.

Bantuan tambahan akan mulai mengalir ke Gaza dan sandera pertama termasuk wanita lanjut usia akan dibebaskan pada pukul 16.00 (14.00 GMT), dengan jumlah total meningkat menjadi 50 orang selama empat hari, kata juru bicara kementerian Majed Al-Ansari di ibu kota Qatar, Doha.

Diharapkan warga Palestina akan dibebaskan dari penjara Israel, katanya kepada wartawan.

“Kami semua berharap gencatan senjata ini akan memberikan peluang untuk memulai upaya yang lebih luas untuk mencapai gencatan senjata permanen," ujarnya.

Presiden AS Joe Biden, yang sedang berlibur di Pulau Nantucket, Massachusetts, pada hari libur Thanksgiving, mengatakan ia tetap berharap bahwa seorang gadis Amerika berusia 3 tahun akan termasuk di antara mereka yang dibebaskan terlebih dahulu.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS menyebut gencatan senjata itu sebagai momen penuh harapan.

Dia mengatakan pemerintah akan berupaya menjamin pembebasan semua sandera dalam beberapa minggu mendatang.

Hamas, yang diperkirakan akan mengumumkan gencatan senjata dengan Israel sehari sebelumnya, mengkonfirmasi melalui saluran Telegramnya bahwa semua permusuhan dari pasukannya akan berhenti.

Namun Abu Ubaida, juru bicara sayap Hamas, kemudian merujuk pada gencatan senjata sementara dalam pesan video yang menyerukan eskalasi konfrontasi dengan Israel di semua lini perlawanan, termasuk Tepi Barat yang diduduki Israel di mana kekerasan telah meningkat sejak perang Gaza meletus.

Militer Israel mengatakan pasukannya akan tetap berada di belakang garis gencatan senjata di Gaza, tanpa memberikan rincian mengenai posisinya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Israel dan Hamas Akan Memulai Gencatan Senjata 4 Hari pada Jumat Pagi"

Baca juga: Benjamin Netanyahu Nyatakan Gempuran Ke Gaza Akan Dilanjutkan setelah Gencatan Senjata 4 Hari

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved