Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kesehatan

Penggemar Kerupuk Wajib Tahu, Ini Dampak Negatif Berlebihan Mengonsumsi Kerupuk

Ahli gizi Tan Shot Yen menjelaskan, kalori makanan ringan seperti kerupuk dan keripik tidak dapat dipandang sebelah mata

Tayang:
Editor: muslimah
Istimewa
Kerupuk upil 

TRIBUNJATENG.COM - Apakah Anda termasuk yang harus selalu ada kerupuk saat makan? 

Jika ya, simak artikel ini sampai selesai. Mungkin Anda selama ini terlalu banyak mengonsumsi kerupuk.

Karena makanan ini menurut ahli gizi bisa buat stimulasi oral yang membuat penikmatnya selalu mau nambah dan nambah serta sulit untuk berhenti.

Baca juga: Seleksi CPNS 2024, Ini Formasi Prioritas Pemerintah dan Formasi yang Justru Dikurangi

Baca juga: Gempa Bumi 15 Kali Dalam 8,5 Jam Kamis 28 Desember 2023, Cek Magnitudo dan Lokasi Dari Rilis BMKG

Kerupuk merupakan salah satu pelengkap makanan yang sangat melekat dengan masyarakat Indonesia.

Bukan hanya pelengkap nasi dan makanan pokok lain, kerupuk juga cocok menjadi camilan yang menemani aktivitas atau waktu santai masyarakat.

Namun, sebagian besar kerupuk mengandung kalori yang tidak sedikit untuk setiap kepingnya.

Padahal, kerupuk layaknya makanan adiktif yang kerap membuat orang lupa untuk membatasi asupannya.

Kerupuk kemplang goreng misalnya, berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia, mengandung 504 kalori per tiga keping atau 100 gram.

Sementara itu, kerupuk udang goreng dengan ukuran sama mengandung setidaknya 477 kalori.

Tiga buah kerupuk kaleng atau kerupuk mi berukuran sedang menyajikan 476 kalori, sedangkan kerupuk emping dengan berat sama mengandung 439 kalori.

Lantas, apa efek samping makan kerupuk?

Efek samping makan kerupuk

Dilansir dari Kompas.com, Sabtu (22/2/2020), kerupuk umumnya terbuat dari bahan dasar tepung terigu, air, dan bumbu-bumbu seperti bawang putih, gula, garam, dan penyedap rasa.

Jika dilihat dari bahan dasarnya, kerupuk seperti makanan olahan dengan kandungan lemak yang tidak terlalu banyak.

Kendati demikian, proses pengolahan yang tidak sehat membuat lemak dan kalori kerupuk melambung tinggi.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved