Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Hari Ini

Blak-blakan Bos PSIS Semarang: Finansial Mahesa Jenar Lagi Tak Baik-baik Saja, Gaji Pemain Dicicil

Kondisi keuangan yang tidak stabil membuat manajemen PSIS Semarang terpaksa harus menunda hingga mencicil pembayan gaji ke pemainnya di musim ini.

Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG/Franciskus Ariel Setiaputra
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi. 

"Apalagi sekarang dollar melejit, itu berantakan semuanya."

"Tapi tidak usah khawatir, PSIS Semarang masih bisa bertahan," ujar Yoyok.

Yoyok Sukawi juga memberikan penjelasan jika klub-klub di Indonesia memiliki nasib yang sama.

Sebelumnya, PSM Makassar sempat beberapa kali tersandung masalah telat bayar pemain.

Pelatih Bernardo Tavares menjadi paling vokal soal hal tersebut.

Bahkan pemain asing Victor Mansaray sempat mengancam keluar dari Pasukan Ramang karena gaji yang seharusnya dia terima telat masuk.

Pemain asal Amerika Serikat tersebut sudah berpamitan melalui Instagram Story setelah gajinya tertunda dua bulan.

Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca.
Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

Baca juga: "Demi Tugu Muda di Dada" Ini Chord Kunci Gitar Tugu Muda Di Dada PSIS Semarang

Baca juga: Jadwal dan Link Live Streaming Liga 1, Persebaya Vs PSIS, Persib Vs Persis dan Borneo FC Vs Persija

"Terima kasih PSM Makassar telah mendatangkan saya," tulis Victor Mansaray lewat unggahan Instagram pada Jumat (15/12/2023).

"Dua bulan sudah cukup baik."

"Saya sudah mengatakan kepada manajemen untuk memutus kontrak saya."

"(Pembayaran) gaji yang tertunda adalah sesuatu yang tidak bisa saya toleransi dan saya merasa dikhianati oleh manajemen," ungkapnya.

Namun setelah huru-hara tersebut, PSM Makassar nampaknya langsung melunasi pembayaran Victor Mansaray.

Pasalnya pada 18 Desember 2023, Victor Mansaray masuk dalam starting untuk kembali bekerja dengan Pasukan Ramang.

Lalu ada, Arema FC yang baru mengalami Tragedi Kanjuruhan Malang juga mengaku finansialnya tengah oleng.

Terlebih skuad Singo Edan harus bermain home di Bali, membuat pengeluaran makin membengkak.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved