Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Frederik X Resmi Jadi Raja Denmark, Tak Ada Acara Penobatan Seperti di Kerajaan Inggris

Frederik X kini resmi menjadi raja baru Denmark, Minggu (14/1/2024) pada acara deklarasi raja Denmark di balkon Istana Christiansborg pukul 15.00 wakt

Tayang:
Editor: m nur huda
Thomas Traasdahl / Ritzau Scanpix / AFP
Raja Frederik X dari Denmark (ketiga dari kiri) tiba untuk menghadiri sesi Folketing, parlemen Denmark, di Folketingsalen di Istana Christiansborg di Kopenhagen, Denmark, pada 15 Januari 2024. Ini adalah pertama kalinya keluarga kerajaan mengunjungi Folketing setelahnya mengambil peran resmi baru mereka. 

TRIBUNJATENG.COM, DENMARK - Frederik X kini resmi menjadi raja baru Denmark, Minggu (14/1/2024) pada acara deklarasi raja Denmark di balkon Istana Christiansborg pukul 15.00 waktu setempat (21.00 WIB).

Dikutip dari Sky News pada Minggu (14/1/2024), ribuan orang berkumpul di pusat Kopenhagen untuk menyaksikan acara bersejarah tersebut.

Diketahui, Frederik X naik takhta setelah Ratu Margrethe II mengumumkan keputusannya untuk mundur setelah 52 tahun bertakhta.

Peristiwa pengunduran diri itu menjadi penguasa Denmark pertama dalam hampir 900 tahun yang melakukan hal tersebut.

Baca juga: Ratu Denmark Margrethe II Mundur dari Takhta Kerajaan, Diserahkan Ke Putra Mahkota

Ratu Margrethe II yang sudah berusia 83 tahun menyerahkan takhta kepada putra sulungnya dengan penandatanganan deklarasi di parlemen.

Raja Frederik X kini menjadi kepala monarki tertua di Eropa.

Mantan putra mahkota berusia 55 tahun itu kemudian secara resmi diproklamasikan sebagai raja oleh perdana menteri di balkon Istana Christiansborg di jantung ibu kota Denmark.

Ratu Margrethe II dari Denmark melambai kepada penonton saat dia mengunjungi Kotamadya Fredericia, Denmark, pada tanggal 1 September 2023, yang menjadi tuan rumah prosesi akhir musim panas Ratu. Ratu Margrethe II yang populer di Denmark, raja terlama di Eropa, mengatakan pada 31 Desember 2023 bahwa ia akan turun tahta pada 14 Januari 2024 dan menyerahkan tongkat estafet kepada putranya, Putra Mahkota Frederik.
Ratu Margrethe II dari Denmark melambai kepada penonton saat dia mengunjungi Kotamadya Fredericia, Denmark, pada tanggal 1 September 2023, yang menjadi tuan rumah prosesi akhir musim panas Ratu. Ratu Margrethe II yang populer di Denmark, raja terlama di Eropa, mengatakan pada 31 Desember 2023 bahwa ia akan turun tahta pada 14 Januari 2024 dan menyerahkan tongkat estafet kepada putranya, Putra Mahkota Frederik. (Bo Amstrup / Ritzau Scanpix / AFP)

Berbeda dengan di Inggris, tidak ada upacara penobatan raja Denmark.

Margrethe mengejutkan negara berpenduduk hampir enam juta jiwa itu pada Malam Tahun Baru ketika dia mengumumkan keputusannya untuk turun tahta setelah 52 tahun menjabat sebagai ratu, dan menjadi penguasa Denmark pertama dalam hampir 900 tahun yang melakukan hal tersebut.

Ratu Margrethe II mengatakan alasan kesehatan setelah menjalani operasi punggung pada Februari lalu.

"Ratu telah berada di sini dan dia telah bertahta selama lebih dari 50 tahun. Dan dia adalah sosok yang sangat dihormati dan populer, sehingga orang-orang tidak menduga hal ini dan mereka terkejut," kata Pakar Kerajaan Denmark Thomas Larsen.

Raja Frederik X dari Denmark (kanan), Ratu Mary dari Denmark (tengah), Putra Mahkota Christian dari Denmark (kiri), Margrethe II dari Denmark (kanan, latar belakang), Pangeran Joachim dari Denmark (tengah, latar belakang) dan Putri Benedikte dari Denmark (Kiri, latar belakang) menghadiri sesi Folketing, parlemen Denmark, di Folketingsalen di Istana Christiansborg di Kopenhagen, Denmark, pada 15 Januari 2024. Ini adalah pertama kalinya keluarga kerajaan mengunjungi Folketing setelah mengambil peran resmi baru mereka.
Raja Frederik X dari Denmark (kanan), Ratu Mary dari Denmark (tengah), Putra Mahkota Christian dari Denmark (kiri), Margrethe II dari Denmark (kanan, latar belakang), Pangeran Joachim dari Denmark (tengah, latar belakang) dan Putri Benedikte dari Denmark (Kiri, latar belakang) menghadiri sesi Folketing, parlemen Denmark, di Folketingsalen di Istana Christiansborg di Kopenhagen, Denmark, pada 15 Januari 2024. Ini adalah pertama kalinya keluarga kerajaan mengunjungi Folketing setelah mengambil peran resmi baru mereka. (Ida Marie Odgaard / Ritzau Scanpix / AFP)

Karen Holk Jeppesen (31), seorang konsultan komunikasi yang melakukan perjalanan ke Kopenhagen untuk menghadiri acara kerajaan, mengaku terkesan dan mulai menangis ketika ratu mengatakan pada Malam Tahun Baru bahwa dia akan turun tahta. (kompas.com/tribun jateng cetak)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved