Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pemilu 2024

Lantik 30.814 Petugas KPPS, KPU Pati Pesan Supaya Jaga Stamina

30.814 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Pati dilantik, Kamis (25/1/2024).

Tribunjateng.com/Mazka Hauzan Naufal
Pelantikan petugas KPPS di Stadion Joyokusumo Pati, Kamis (25/1/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Sebanyak 30.814 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Pati dilantik, Kamis (25/1/2024).

Lokasi pelantikan tersebar di 21 kecamatan.

Adapun pelantikan KPPS Kecamatan Pati berlokasi di halaman Stadion Joyokusumo Pati.

Baca juga: 18.361 Anggota KPPS di Kudus Dilantik, Diharapkan Bisa Kerja Profesional dan Teliti

”Jumlah KPPS sesuai dengan TPS.  TPS di Kabupaten Pati berjumlah 4.402 unit. Setiap KPPS beranggotakan 7 orang. Sehingga total petugas KPPS di Kabupaten Pati berjumlah 30.814 orang,” jelas Ketua KPU Kabupaten Pati Supriyanto. 

Dia menambahkan, pelantikan ini digelar serentak di seluruh Indonesia. 

Di Kabupaten Pati, pelantikan di empat tempat disiarkan langsung bersama KPU RI, yakni di Kecamatan Pucakwangi, Cluwak, Margoyoso, dan Gunungwungkal. 

Supriyanto berharap, segenap KPPS bisa melaksanakan tugas dengan baik di ribuan TPS yang tersebar di 406 desa/kelurahan di Kabupaten Pati.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan Pati Kota, Riza Zauhatul Muniroh, berharap pelantikan serentak ini bisa menambah motivasi dan semangat petugas KPPS dalam menjalankan fungsinya. 

Setelah pelangikan, akan ada bimtek untuk KPPS yang dilangsungkan sampai 28 Januari 2024.

Khusus di Kecamatan Pati, terdapat 2.359 petugas KPPS.

Di antaranya ada yang ditugaskan di TPS Lapas.

Dia berharap mereka bisa menjaga stamina agar tidak kelelahan saat bertugas.

Baca juga: 22.400 Petugas KPPS di Karanganyar Dilantik Hari Ini

Dia tidak ingin ada petugas KPPS yang jadi korban seperti halnya pada Pemilu 2019 lalu. 

Namun, dia juga mengapresiasi KPU RI yang memperbaiki sistem kerja agar petugas tidak mengalami kelelahan ekstrem.

”KPU RI mengantisipasi lewat banyak perubahan. (Di antaranya) dulu menulis dengan banyak lembar salinan. Nanti ada scanner dan digandakan, kemudian ditandatangani basah,” jelas dia. (mzk)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved