Berita Regional
4 Nelayan Ditangkap Polisi karena Curi Mesin Kapal Tetangga
Empat nelayan warga Pulau Sebatik diringkus aparat Reskrim Polsek Sebatik Barat, Nunukan, Kalimantan Utara.
TRIBUNJATENG.COM, NUNUKAN – Empat nelayan warga Pulau Sebatik diringkus aparat Reskrim Polsek Sebatik Barat, Nunukan, Kalimantan Utara.
Para nelayan itu melakukan pencurian mesin kapal milik tetangganya, Usman, warga Jalan Salowangi RT 12 Desa Binalawan, Sebatik.
Mereka masing masing, AP (27), JAM (37), ASR (25), IRW (23).
Baca juga: Hanyut 5 Hari, 2 Nelayan Aceh Diselamatkan Polis Marin Malaysia
"Para pelaku, mencuri mesin tempel 15 Pk merek Parsun warna abu-abu dari sebuah kapal yang tambat di kanal Sungai Baru di Jalan Salowangi RT 12 Desa Binalawan," ujar Kasi Humas Polres Nunukan, AKP Siswati, Minggu (4/2/2024).
Kasus tersebut, terungkap dari laporan pemilik mesin, Usman, yang tidak menemukan mesin perahunya ketika hendak berangkat melaut pada pagi hari.
Mesin yang ia beli dengan harga Rp 22.500.000 tersebut, dicopot dari perahu, diperkirakan pada dini hari.
Pencarian dan penelusuran TKP dilakukan polisi.
Keping demi keeping informasi menjadi dasar pencarian pelaku, sampai kemudian polisi berhasil mengumpulkan profil para pelaku.
"Ada empat orang yang melakukan pencurian.
Kita lakukan pengejaran dan mereka berhasil kita amankan di rumah bosnya, orang yang mempekerjakan mereka untuk memukat rumput laut," kata Siswati lagi.
Para pelaku mengakui perbuatan mereka.
Alasan mereka mencuri adalah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Para pelaku masih belum mendapat pembeli mesin curian.
Mereka masih menunggu calon pembeli dan menyembunyikan mesin kapal curian di dalam hutan bakau.
"Jadi ketika nanti mesinnya sudah terjual, hasilnya dibagi rata, untuk membeli kebutuhan sehari-hari," imbuhnya.
| Jumat Keramat! Bupati Tulungagung Gatut Sunu Terjaring OTT KPK |
|
|---|
| Polisi Selidiki Bubuk Hitam Diduga Penyebab Pelajar Tewas Karena Senapan Rakitan Meledak saat Ujian |
|
|---|
| Gempa M 3,7 Guncang Flores Timur dan Lembata Mirip Truk yang Sedang Melintas |
|
|---|
| Kisah Rifai Diusir dari Rumahnya oleh Pria yang Numpang, Dikejar Pakai Parang, Barang Habis Dijual |
|
|---|
| Kisah Pengabdian 18 Tahun Guru SD hingga Berstatus PPPK, Kini Dipecat karena Dituduh Selingkuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-penangkapan_20160514_202751.jpg)