Konflik Rusia dan Ukraina
Ukraina Ubah Taktik untuk Kuras Tenaga Pasukan Rusia
Panglima yang baru menjabat itu mengatakan Ukraina mengubah taktik perang untuk melemahkan Rusia.
TRIBUNJATENG.COM - Perang Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-721 pada Rabu (14/2/2024).
Rusia saat ini sedang bergerak maju hampir di sepanjang garis depan.
Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina, Oleksandr Syrsky, menilai situasi di garis depan sulit.
Baca juga: Ukraina Sebut Telah Tenggelamkan Kapal Serang Rusia di Pantai Krimea
Panglima yang baru menjabat itu mengatakan Ukraina mengubah taktik perang untuk melemahkan Rusia.
“Kami telah beralih dari operasi ofensif ke operasi defensif.
Tujuan dari operasi kami adalah untuk menguras tenaga musuh, menimbulkan kerugian maksimum padanya," kata Oleksandr Syrsky kepada ZDF, Selasa.
"Kami akan menggunakan benteng kami, keunggulan kami dalam hal teknologi, dalam hal pesawat tak berawak, EW, mempertahankan menyiapkan garis pertahanan,” lanjutnya.
Ia mencatat pertempuran yang sangat menegangkan sedang terjadi di arah Kupyansk.
Oleksandr Syrsky mengklaim Rusia kehilangan pasukan dengan jumlah 7-8 kali lebih besar dari Ukraina selama serangan masif selama 4 bulan.
Petani Polandia Blokir Hasil Pertanian Ukraina
Petani Polandia berniat memblokir seluruh pos pemeriksaan di perbatasan dengan Ukraina pada Selasa.
“Pada tanggal 20 Februari, sebagai bagian dari pemogokan umum petani selama 30 hari, kami mengumumkan bahwa semua aksi protes akan difokuskan pada blokade total terhadap semua penyeberangan perbatasan antara Polandia dan Ukraina,” kata pesan tersebut, dikutip dari situs NSZZ RI "Solidarność".
Senat AS Setujui Dana $61 miliar untuk Ukraina
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menyambut baik pemungutan suara Senat AS yang menyetujui bantuan senilai $61 miliar untuk Ukraina melalui rancangan undang-undang (RUU).
RUU itu telah dikirimkan ke Dewan Perwakilan Rakyat untuk dilakukan pemungutan suara.
| Panic Buying Terjadi di Swedia Setelah Militer Nyatakan Siap Perang |
|
|---|
| Presiden Ukraina Ungkap Rencana Mobilisasi 500.000 Warga untuk Perang Lawan Rusia |
|
|---|
| Amerika Kehabisan Uang untuk Bantu Danai Perang Ukraina Lawan Rusia |
|
|---|
| Ukraina Tegaskan Tak Akan Mundur Lawan Rusia meski Bantuan Berkurang |
|
|---|
| Rusia Kerahkan 71 Drone Gempur Ibu Kota Ukraina, Serangan Terbesar sejak Dimulainya Invasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Aksi-penembak-jitu-dari-anggota-Garda-Nasional-Ukraina-saat.jpg)