Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Wonosobo

Kronologi Anak Caleg Ngaku Dipukul Ketua DPC Gerindra Wonosobo hingga Masuk RS, Ini Versi 2 Pihak

tindakan kekerasan fisik yang dialaminya mengakibatkan luka di wajahnya hingga harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Imah Masitoh | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Imah Masitoh
Muhammad Aqil Mubarok (22) anak seorang caleg di Wonosobo menjalani perawatan medis di rumah sakit setelah mengaku mendapat tindakan kekerasan fisik dari Ketua DPC Gerindra Wonosobo, Jumat (16/2/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Viral di grup-grup WhatsApp anak caleg DPRD Kabupaten Wonosobo diduga mengalami kekerasan fisik.

Pelakunya diduga dilakukan Ketua DPC Gerindra Wonosobo.

Ternyata masing-masing pihak punya versi tersendiri soal kejadian dugaan kekerasan fisik tersebut.

Berikut ulasan lengkapnya.

Baca juga: Mengaku Dipukul Ketua DPC Gerindra Wonosobo, Anak Caleg di Wonosobo Lapor ke Polisi 

Baca juga: Dedikasi Bripda Yusran, Tetap Bertugas Mengamankan TPS Pemilu saat Rumahnya Kebakaran

Muhammad Aqil Mubarok (22) dikabarkan telah mendapat perlakuan tidak mengenakan dari Ketua DPC Gerindra Wonosobo.

Aqil sapaan akrabnya, yang merupakan anak dari seorang calon legislatif Partai Gerindra bernama Miftah mengaku telah dipukul oleh Ketua DPC Gerindra Wonosobo Sumardiyo.

Ketua DPC Gerindra Wonosobo Sumardiyo saat ditemui dikediamannya guna menanggapi tuduhan tindakan kekerasan yang dituduhkan kepadanya, Jumat (16/2/2024).
Ketua DPC Gerindra Wonosobo Sumardiyo saat ditemui dikediamannya guna menanggapi tuduhan tindakan kekerasan yang dituduhkan kepadanya, Jumat (16/2/2024). (TribunJateng.com/Imah Masitoh)

Bahkan tindakan kekerasan fisik yang dialaminya mengakibatkan luka di wajahnya hingga harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Kabar pemukulan anak caleg DPRD Kabupaten Wonosobo yang diduga dilakukan oleh Ketua DPC Gerindra Wonosobo sempat viral di grup-grup WhatsApp.

Korban saat ditemui di RSUD KRT. Setjonegoro Wonosobo mengaku telah mendapat perawatan medis di rumah sakit selama 2 hari akibat peristiwa pemukulan tersebut.

Ia menjelaskan peristiwa pemukulan terjadi pada Rabu (14/2/2024) sekira pukul 01.00 dini hari di Kecamatan Kaliwiro, Wonosobo

Ia mengaku sempat dibuntuti oleh rombongan Ketua DPC Gerindra Wonosobo Sumardiyo sebanyak 4 mobil, sebelum akhirnya dihadang.

"Pas saya sudah muter dia langsung menghadang mobil saya, dia turun dari mobil dan langsung memukuli saya tanpa alasan apapun," ungkapnya.

Dalam kejadian itu, Aqil mengaku tidak mengetahui pasti penyebab pelaku sepihak memukulinya lebih dari satu kali.

"Saya tidak melakukan perlawanan, karena dia orang tua, saya menghormati, dan saya tidak membalas. Tapi memang sangat tidak dibenarkan kalau dia seorang ketua DPC juga anggota wakil DPRD Kabupaten Wonosobo melakukan hal seperti itu kepada saya anak kecil. Yang mungkin tidak pantas dilakukan oleh pejabat," jelasnya.

Akibat pemukulan itu, Aqil mengaku mengalami luka lebam di pipi sebelah kanan, leher, dan beberapa keluhan seperti pusing, mual, telinga berdenging, dan penglihatan kabur.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved