Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pemilu 2024

KRONOLOGI Caleg di Banjarmasin Ditusuk, Keluarga: Ada Warga yang Tak Terima Perolehan Suara Bapak

Muhammad Syafe’i tak mengira jika keikutsertaannya dalam Pemilu 2024 bakal berujung petaka. Ia enjadi korban penusukan pada Minggu (18/2/2024) malam.

Tayang:
Editor: Muhammad Olies
google
Ilustrasi penganiayaan dengan senjata tajam 

TRIBUNJATENG.COM - Muhammad Syafe’i tak mengira jika keikutsertaannya dalam Pemilu 2024 bakal berujung petaka.

Caleg DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini menjadi korban penusukan pada Minggu (18/2/2024) malam.

Kasus penusukan terjadi saat korban berjalan menuju rumahnya di Kelurahan Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah.

Korban yang bernama Muhammad Syafe’i mengalami luka di leher kiri, perut, dan tangan kanan.

Caleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diserang sebanyak tiga kali menggunakan pisau dan pelaku langsung melarikan diri.

Korban penusukan saat ini sedang menjalani operasi di RSUD Ulin Banjarmasin.

Muhammad Syafe’i, mantan Ketua RT di Jalan Tunas Baru, Kelurahan Teluk Dalam itu diduga ditusuk oleh warganya sendiri.

“Ada warga yang tak terima atas perolehan suara bapak di Pileg. Dia ini memang sudah punya dendam lama sama bapak,” kata istri korban, Nor Zakiah (49).

Baca juga: FAKTA Caleg di Wonosobo Mestinya Cuma Dapat 2 Suara, Tapi di C Plano Tertulis 56, Ini Kata KPU

Baca juga: Nasib Erfin Dewi Sudanto, Caleg DPRD Bondowoso Yang Jual Ginjal Buat Kampanye Cuma Dapat 33 Suara

Baca juga: "Di Twitter Katanya Anak Lo Pembully" Akun Medsos Vincent Rompies Diserbu Warganet Imbas Geng TAI

Kepada BPost ia menuturkan penusukan bermula saat suaminya beranjak ke warung hendak membeli kecap.

“Itu sekitar jam setengah 10 malam. Bapak ke warung dekat rumah juga di Jalan Tunas Baru itu. Rupanya saat itu ada yang mengintai, sudah berencana,” jelas Zakiah di ruang tunggu operasi lantai 5, RSUD Ulin Banjarmasin.

Tiba-tiba saja lanjutnya, ada pria yang menghampiri Syafe’i lalu menghunuskan senjata tajam ke arahnya. Suami Zakiah itu pun melawan, namun naas ia mendapat luka di tangan, leher, dan dada.

“Yang parah itu di leher sih sepenglihatan saya,” tuturnya.

“Kebetulan tak lama bapak keluar, anak saya juga pengen keluar rumah beli makan. Saat di jalan ia melihat bapak dengan kondisi bersimbah darah tertatih-tatih berjalan menuju rumah.”

Melihat hal itu, Zakiah pun segera dipanggil oleh anaknya. Sesaat kemudian, Syafe’i dilarikan ke RSUD Suaka Insan Banjarmasin, lalu dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin.

“Dari tadi malam itu bapak sadar aja. Sampai beliau di bawa ke ruang operasi pas azan dzuhur tadi. Sampai ini masih di operasi,” tukasnya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved